Penyakit Tanaman Timun (Cucumis satifus)

Penyakit Tanaman Timun (Cucumis satifus)
Penyakit Tanaman Timun (Cucumis satifus) 
Penyakit PadaTanaman Mentimun.

a. Busuk daun (Downy mildew)
Penyebab : Pseudoperonospora cubensis Berk et Curt. Menginfeksi kulit daun padakelembaban udara tinggi, temperatur 16 – 22°C dan berembun atau berkabut.Gejala : daun berbercak kuning dan berjamur, warna daun akan menjadi coklat danbusuk. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam. 

b. Penyakit tepung(Powdery mildew )
Penyebab : Erysiphe cichoracearum. Berkembang jika tanah kering di musimkemarau dengan kelemaban tinggi. Gejala : permukaan daun dan batang mudaditutupi tepung putih, kemudian berubah menjadi kuning dan mengering.Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam. 

c. Antraknose
Penyebab : cendawan Colletotrichum lagenarium Pass. Gejala: bercak-bercakcoklat pada daun. Bentuk bercak agak bulat atau bersudut-sudut dan menyebabkandaun mati; gejala bercak dapat meluas ke batang, tangkai dan buah. Bila udaralembab, di tengah bercak terbentuk massa spora berwarna merah jambu.Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam. 

d. Bercak daunbersudut
Penyebab : cendawan Pseudomonas lachrymans. Menyebar pada saat musim hujan.Gejala : daun berbercak kecil kuning dan bersudut; pada serangan berat seluruhdaun yang berbercak berubah menjadi coklat muda kelabu, mengering danberlubang. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam. 

e. Virus
Penyebab : Cucumber Mosaic Virus, CMV, Potato virus mosaic, PVM; Tobacco EtchVirus, TEV; otato Bushy Stunt Virus (TBSV); Serangga vektor adalah kutu daunMyzus persicae Sulz dan Aphis gossypii Glov. Gejala : daun menjadi belang hijautua dan hijau muda, daun berkerut, tepi daun menggulung, tanaman kerdil.Pengendalian: dengan mengendalikan serangga vektor dengan Natural BVR atauPESTONA, mengurangi kerusakan mekanis, mencabut tanaman sakit dan rotasi denganfamili bukan Cucurbitaceae. 

f. Kudis (Scab)
Penyebab : cendawan Cladosporium cucumerinum Ell.et Arth. Terjadi pada buahmentimun muda. Gejala : ada bercak basah yang mengeluarkan cairam yang jikamengering akan seperti karet; bila menyerang buah tua, terbentuk kudis yangbergabus. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam. 

g. Busuk buah
Penyebab : cendawan (1) Phytium aphinadermatum (Edson) Fizt.; (2) Phytopthorasp., Fusarium sp.; (3) Rhizophus sp., (4) Erwinia carotovora pv. Carotovora.Infeksi terjadi di kebun atau di tempat penyimpanan. Gejala : (1) Phytiumaphinadermatum: buah busuk basah dan jika ditekan, buah pecah; (2) Phytopthora:bercak agak basah yang akan menjadi lunak dan berwarna coklat dan berkerut; (3)Rhizophus: bercak agak besah, kulit buah lunak ditumbuhi jamur, buah mudahpecah; (4) Erwinia carotovora: buah membusuk, hancur dan berbau busuk. Pengendalian:dengan menghindari luka mekanis, penanganan pasca panen yang hati-hati,penyimpanan dalam wadah bersih dengan suhu antara 5 – 7 derajat C. Danpemberian Natural GLIO sebelum tanam.