Syarat Tumbuh Tanaman Kacang Hijau

Syarat Tumbuh Tanaman Kacang Hijau
Syarat Tumbuh Tanaman Kacang Hijau
Prospek pengembangan kacang hijau di Indonesia masih mempunyai peluang yang sangat besar dan tersebar di berbagai provinsi. Hal ini terlihat dari jumlah luas lahan sawah maupun lahan kering yang cukup besar, tetapi yang diusahakan untuk tanaman palawija masih relatif sedikit.

Untuk mewujudkan upaya peningkatan produksi kacang hijau, perlu dilakukan sistem budi daya yang benar. Tentu saja pengetahuan mengenai syarat tumbuh tanaman kacang hijau harus dipahami lebih dahulu.

Syarat Tumbuh Tanaman Kacang Hijau

Kacang hijau merupakan tanaman tropis yang menghendaki suasana panas selama hidupnya. Tanaman ini dapat ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 500 m di atas permukaan laut. Di Jawa, tanaman ini banyak ditanam di daerah Pasuruan, Probolinggo, Bondowoso, Mojosari, Jombang, Pekalongan, Banyumas, Jepara, Cirebon, Subang, dan Banten. Selain di Jawa, tanaman ini juga ditanam di Madura, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku.

Tanaman kacang hijau dapat tumbuh di daerah yang curah hujannya rendah dengan memanfaatkan sisa-sisa kelembapan pada tanah bekas tanaman yang diairi, misalnya padi. Tanaman ini tumbuh baik pada musim kemarau. Pada musim hujan, pertumbuhan vegetatifnya sangat cepat sehingga mudah rebah. Hambatan utama penanaman pada musim hujan adalah penyakit yang menyerang daun dan polong.

Kacang hijau dapat tumbuh di segala macam tipe tanah yang berdrainase baik. Namun, pertumbuhan terbaiknya pada tanah lempung biasa sampai yang mempunyai bahan organik tinggi.

Tanah yang mempunyai pH 5,8 paling ideal untuk pertumbuhan kacang hijau, sedangkan tanah yang sangat asam tidak baik karena penyediaan makanan terhambat.

Kacang hijau menghendaki tanah dengan kandungan hara (fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan belerang) yang cukup. Unsur hara ini penting untuk meningkatkan produksinya.

Sumber : Bertanam Kacang Hijau / Soeprapto H.S