13 Manfaat Buah Jagung


Manfaat dan khasiat jagung bagi kesehatan

Di Indonesia sendiri, jagung sangat mudah di dapatkan. Jagung banyak yang mengkonsumsinya sebagai makanan pokok pengganti nasi. Buah yang banyak sumber karbohidrat dan nutrisi tinggi ini jagung juga banyak yang mengolahnya sebagai makanan ringan. Selain itu, jagung yang di bakar juga enak di makan. Pasti semuanya pernah makan jagung bakar yang rasanya sangat nikmat.

1. Banyak Terdapat Antioksidan

Jagung kaya akan asam fenolik-senyawa ferulic- agen anti kanker yang telah terbukti efektif memerangi tumor pada kanker payud4ra dan kanker hati. Pada jagung ungu terdapat kandungan anthocyanin yang mampu membasmi radikal bebas penyebab kanker. Antioksidan pada jagung juga dapat membuat kulit sehat dan awet muda.

Selain untuk melawan kanker, tepung jagung selain untuk membuat kue ternyata juga digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik dan dapat berfungsi sebagai obat ruam dan iritasi kulit.

2. Kaya Akan Asam Linoleat

Karena tubuh manusia tidak bisa memproduksi asam linoleat, maka harus di dapatkan dari makanan, yaitu salah satunya minyak jagung. Asam linoleat adalah asam lemak esensial yang bersifat tidak jenuh dan sangat baik untuk kesehatan. Asam linoleat diperlukan untuk asupan dan transportasi vitamin D.

3. Sumber Vitamin B

Bila Anda kurang darah atau anemia, jagung manis adalah alternatif penambah sel darah merahdan juga zat besi. Vitamin B12 pada jagung mampu mencegah anemia yang disebabkan oleh kekurangan vitamin ini. Selain itu kandungan B2-nya berfungsi mempertahankan keseimbangan sel tubuh.

4. Sumber Kalium

Kalium berperan penting sebagai elektrolit yang membantu mengatur tingkat cairan dan menjaga keseimbangan air dalam tubuh sehingga organ tubuh dapat berfungsi dengan tepat. Kalium bersifat diuretik yang bisa melancarkan pembuangan air seni, sehingga bisa mengatasi infeksi saluran kemih, menurunkan kadar asam urat dan mencegah batu ginjal.

5. Sumber Vitamin C

Konsumsi minyak kulit jagung dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Vitamin C, karotenoid dan bioflavinoids yang terkandung dalam jagung manis menjaga jantung tetap sehat dengan mengendalikan kadar kolesterol dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

6. Sumber Asam Pentotenat (vitamin B5)

Vitamin B5 berperan dalam proses metabolisme karbohidrat, protein dan lemak untuk diubah menjadi energi.

7. Sumber Asam Folat

Ibu hamil butuh sekali asam folat. Karena jika kekurangan asam folat, bisa mempengaruhi pertumbuhan janin. Asam folat mencegah bayi kekurangan berat badan dan cacat lahir. Selain itu konsumsi jagung pada ibu hamil juga dapat memperlancar ASI.

8. Sumber Beta-Karoten,

Beta-Karoten diperlukan untuk membentuk vitamin A dalam tubuh, penting untuk kesehatan mata dan kulit.

9. Sumber Serat

Jagung adalah sumber serat yang sangat baik sehingga sehat untuk sistem pencernaan. Dalam satu cangkir jagung mengandung 18,4% serat dari jumlah harian yang dibutuhkan oleh tubuh. Karena kaya serat, makan jagung dapat mencegah sembelit, wasir dan risiko kanker usus besar. Selain itu, serat kasar pada jagung memberi rasa kenyang yang lebih lama sehingga cocok untuk yang ingin menurunkan berat badan.

10. Sumber Mineral

Mineral penting yang didapat dari jagung terutama fosfor yang sangat penting bagi kesehatan tulang dan gigi. Selain itu sumber magnesium, besi, mangan, seng dan tembaga. Magnesium membantu menjaga kesehatan jantung.

Sumber kalori tertinggi dalam kelompok sereal yang rendah gula dan kadar Indeks Glikemiknya. Sehingga baik untuk dikonsumsi sebagai makanan pokok pengganti nasi atau beras., terutama pada penderita diabetes dan hipertensi.

Makan jagung membantu pengelolaan non-insulin dependent diabetes mellitus (NIDDM) dan efektif terhadap hipertensi karena adanya phytochemical fenolik di seluruh jagung.

11. Anti-Aterogenik

Minyak jagung telah menunjukkan sifat anti-aterogenik yang berefek pada kadar kolesterol, sehingga mencegah risiko penyakit kardiovaskular.

12. Sumber Protein

Dalam 100 ram jagung mengandung 9,2gram protein. Protein membantu membentuk jaringan otot baru dan meningkatkan kerja sel dalam tubuh. Selain itu protein juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan pelepasan insulin.

13. Sumber Pigmen Fenolik Flavonoid

Pigmen ini tampak pada warnanya yang kuning. Konsumsi makanan alami yang kaya flavonoid akan membantu mencegah kanker paru-paru dan kanker rongga mulut.