Ordo Lepidoptera

Lepidos berarti sisik dan pteron artinya sayap. Kedua pasang sayap ordo Lepidoptera mirip membran yang penuh denagn sisik. Sisik-sisik ini sebenarnya merupakan modifikasi dari rambut biasa. Bila sisik tersebut dipegang akan mudah menempel pada tangan. Serangga dewasa dibedakan atas dua macam, yaitu kupu-kupu dan ngengat. Kupu-kupu aktif pada siang hari, sedangkan ngengat aktif pada malam hari. Perkembangbiakan serangga ordo Lepidoptera adalah holometabola(telur-larva/ulat-pupa/kepompong-imago). Alat mulut larva tipe penggigit-pengunyah, sedangkan alat mulut imagonya bertipe pengisap. Srtadium serangga yang sering merusak tanaman adalah larva, sedangkan imagonya hanya mengisap nektar (madu) dari bunga-bungaan. Jenis serangga hama yang termasuk ordo Lepidoptera, antara lain:

a. Ulat daun kubis (Plutella xylostella)

b. Ulat titik tumbuh (ulat krop) (Crocidolomia binotalis Zeller)

c. Ulat tanah (Agrotis ipsilon)

d. Penggerek batang jagung (Ostrinia furnacalis Guenee)

e. Penggerek polong kedelai (Etiella zinckenella Treitschke)

f. Penggerek buah kakao dan rambutan (Conopomorpha cramerella)

g. Ulat penggulung daun melintang pada teh (Catoptilia theivora Wls)

h. Penggerek pucuk tebu putih (Scirpophaga nivella intacta Sn)

i. Ulat peliang daun jeruk (kupu-kupu pastur) (Papilio memnon L.)

j. Penggerek batang padi putih (Tryporyza innotata Walker)

k. Penggerek batang padi kuning (Tryporyza incertulas Walker)

l. Penggerek batang padi bergaris (Chilo supressalis Walker)

m. Penggerek batang padi merah jambu (Sesamia inferens Walker)

n. Ulat perusak/penggerek tongkol jagung (Heliothis armigera) (= Helicoverpa armigera Hubn.)

o. Ulat jengkal Plusia chalcites ( = Chrysodeixis chalcites)

p. Ulat penggulung daun pisang (Erionota thrax L.)