Manfaat Tanaman Mengkudu

Mengkudu adalah tanaman tropis dan merupakan tumbuhan asli Indonesia. Tanaman mengkudu tersebar dari pulau Sumatera, Jawa, Bali, KALIMANTAN, Sulawesi, Nusa Tenggara< Maluku, dan Papua. Karena kegunaannya sebagai zat warna dan sebagai tumbuhan obat, tumbuhan ini kemudian tersebar sampai ke India dan kepulauan Pasifik. Di Jawa tumbuhan ini dikenal dengan nama pace atau kemudu. Orang Sunda menamakannya cengkudu. Di Madura bernama kodhuk, sedangkan di Bali disebut wungkudu. Di Amerika disebut noni, di Taiwan dan Korea disebut "Dewa", di Hawai dan Tahiti disebut " Hawai/Tahiti Magic Plant". Dalam ilmu tumbuh-tumbuhan atau ilmu botani, dikenal dengan nama Morinda citrifolia, suatu jenis dari suku kopi-kopian.

Ciri-riri tanaman

Mengkudu tersebar luas di Indonesia, terutama banyak dijumpai di dataran rendah sampai ketinggian 500 m di atas permukaan laut. Tumbuh liar di daerah pantai, di hutan-hutan, dan ladang-ladang. Di samping itu, mengkudu sering ditanam di halaman-halaman rumah sebagai tumbuhan sayuran atau tumbuhan obat. Kadang-kadang ditanam di kebun-kebun kopi sebagai pohon pelindung dan di kebun-kebun lada untuk rambatan. Perbanyakannya dilakukan dengan biji yang perlu disemaikan lebih dulu. Tanaman tumbuh dengan cepat, dan mulai menghasilkan buah sesudah berumur 3 - 4 tahun.

Mengkudu berbentuk pohon, bercabang banyak, dan tingginya dapat mencapai 8 meter. Daunnya tersusun berhadapan, bertangkai pendek, lebar, tebal dan mengkilap. Bentuknya lonjong yang menyempit ke arah pangkalnya. Bunganya berwarna putih, berbau wangi, tersusun dalam karangan bunga bongkol yang terdapat pada ketiak daun. Buahnya berupa buah buni majemuk bentuknya bulat sampai bulat telur, permukaannya tidak rata berbenjol-benjol. Bila sudah masak berwarna kuning keruh dan banyak mengandung air. Bijinya banyak berbentuk bulat memanjang dan warnanya coklat-kemerahan.

Manfaat tanaman

Mengkudu terkenal sebagai tanaman obat karena buah, daun, maupun akarnya dapat digunakan unuk bahan obat. Buah mengkudu mengandung berbagai macam vitamin yaitu vitamin C dalam konsentrasi yang tinggi, vitamin A, B1, B2, B6, E, dan K. Selain itu mengandung pula mineral seperti kalsium, fospor, kalium, magnesium, zinc, iron, dan mangan. Buahnya biasa dimanfaatkan untuk peluruh air seni dan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Daunnya dapat digunakan untuk obat sakit perut seperti mulas dan kolik serta sebagai pencahar. Akarnya juga berguna sebagai obat peluruh air seni dan pencahar.

Tanaman mengkudu mengandung senyawa morindon dan senyawa-senyawa antrakinon lainnya. Morindon adalah zat warna merah yang banyak terdapat pada akarnya. Zat ini dapat digunakan sebagai pewarna serat dan batik.

Selain manfaat seperti yang telah disebutkan diatas, larutan buah mengkudu yang dikonsumsi memberikan reaksi yang bersifat basa (alkalin) didalam darah dan tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan terutama tidak mudah terserang penyakit kanker. Penyakit ini pada umumnya banyak muncul pada tubuh jika darah bersifat asam yang disebabkan mengkonsumsi makanan yang memberikan reaksi asam didalam darah dan tubuh.

Dewasa ini banyak beredar minuman kesehatan yang tujuan utamanya untuk menyehatkan, namun minuman tersebut kandungannya didomnasi oleh bahan dasar kimia, pengawet, pemanis buatan, sintetik dan obat-obatan, sehingga minuman kesehatan dengan bahan dasar alamiah seperti mengkudu dengan cita rasa yang enak dan sangat berkhasiat masih sangat sulit ditemukan. Oleh sebab itu terbuka peluang untuk memproduksi minuman dengan bahan dasar buah mengkudu guna memenuhi keperluan untuk konsumsi minuman sehat.

Minuman dalam bentuk jus mengkudu yang diolah secara hygien dan ilmiah telah terbukti memiliki khasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menormalkan tekanan darah, melawan tumor dan kanker, menghilangkan rasa sakit, anti peradangan dan anti alergi, anti bakteri dan jamur, sumber anti oksidan, sumber nutrisi, vitamin dan mineral, mengatur gula darah tubuh, menormalkan kerja jantung, melarutkan lemak jahat (LDL), minyak dan purin, menormalkan kerja kelenjar-kelenjar tubuh, menormalkan asam lambung (maag), dan memacu pertumbuhan sel-sel baru unttuk menggantikan sel-sel yang rusak.