Persiapan dan Penanaman Tanaman Kencur

Benih Kencur Dalam budidaya tanaman, persiapan dan tanam benih merupakan hal yang harus ditangani petani secara serius, karena kondisi lahan dan cara tanam yang benar akan diperoleh produksi optimal. Persiapan dan tanam benih kencur meliputi kegiatan-kegiatan pemilihan lokasi, pembenihan, penyemaian benih, penyiapan lahan, dan penanaman benih.

Pemilihan lokasi

Lahan yang sesuai untuk budidaya kencur sebaiknya sebagai berikut: 1) Bukan bekas lahan tanaman rimpang yang terserang penyakit layu bakteri, nematode, fusarium dan hama kutu perisai; 2) Lahan bekas terkena penyakit layu, harus dirotasi/digilir dengan tanaman lain bukan jenis tanaman rimpang) minimal 5 tahun; 3) Terletak pada ketinggian 50 - 600 m dpl; 3) Curah hujan setahun rata-rata antara 2.500 - 4.000 mm; 4) Suhu udara antara 25 - 30oC dan kelembaban sedang; 5) Dengan pH tanah antara 5,5 - 6,5; 6) Struktur tanah gembur, subur, dan banyak mengandung humus; 7) Tertur tanah lempung sampai lempung liat berpasir; 8) Kemiringan maksimum 30% dengan diikuti konversinya; dan 9) Ada naungan maksimal 30%; 9) Lahan hanya bisa ditanami 2 (dua) kali berturut-turut

Pembenihan

Benih kencur dibutuhkan antara 1 - 2 ton per hektar lahan termasuk untuk persediaan sulaman. Benih kencur harus bermutu dengan ciri-ciri sebagai berikut: 1) Varitas unggul yang diketahui dari asal-usulnya yang jelas; 2) Merupakan varietas murni yang tidak tercampur dengan varietas lainnya; 3) Berasal dari tanaman induk yang sehat dan berumur 9 - 10 bulan; 4) Tidak ada gejala penyakit layu, bercak daun, kuning, dan lalat rimpang; 5) Bila rimpang dipatahkan akan berbunyi; 6) Kulit kencang dan tidak udah terkelupas; 7) Warna kulit rimpang mengkilat dan terlihat bernas/padat; 8) Mempunyai berat antara 5 - 10 gram; 10) Rimpang mempunyai 2 - 3 mata tunas; 11) Benih rimpang tidak cacat fisik, misalnya luka atau memar.

Penyemaian Benih

Dalam budidaya kencur, perlu dilakukan penyemaian benih agar mendapatkan pertumbuhan tanaman yang seragam. Caranya sebagai berikut: 1) Siapkan media penyemaian berupa jerami atau sekam padi dengan ketebalan masing-masing 5 cm dalam 4 lapis dengan ketinggian seluruhnya 20 - 25 cm dan harus bebas dari gulma, kotoran, serta batuan; 2) Jagalah kelembaban media dengan cara disemprot air 1 - 2 kali setiap minggu (jangan disiram); 3) Gunakan rimpang kencur yang berkualitas (dengan ciri-ciri tersebut di atas) dan sudah dijemur ulang sekitar ½ - 1 hari; 4) Sekitar 1 menit sebelum disemai, benih kencur dicelupkan ke dalam larutan desinfektan; 5) Taburkan abu dapur atau sekam padi di bagian atas media semai; 6) Lakukan penyemaian benih kencur selama 2 - 4 minggu.

Penyiapan Lahan

Penyiapan lahan untuk menanam kencur dengan tahapan sebagai berikut: 1) Bersihkan lahan dari sisa-sisa tanaman, gulma, batuan, dan lain-lain; 2) Lakukan pengolahan tanah dengan menggunakan traktor atau cangkul dengan kedalaman sekitar 30 cm; 3) Ratakan tanah dan gemburkan; 4) Buatlah guludan dengan jarak tanam sekitar 20 x 15 cm untuk tanah miring dan pada tanah datar buatlah bedengan dengan lebar 80 - 100 cm, tinggi bedengan 20 - 30 cm atau disesuaikan dengan kondisi lahan, jarak antar bedengan 30 - 50 cm; 5) Buat lubang tanam dengan kedalaman 5 - 7,5 cm dan jarak tanam sekitar 20 x 15 cm; dan 6) Seminggu sebelum tanam berikan pupuk organik/pupuk kandang yang sudah matang minimal 1 ons (0,1 kg) per lubang tanam.

Penanaman

Penanaman benih kencur merupakan proses meletakan benih kencur ke dalam lubang tanam yang sudah disiapkan dengan upaya-upaya agar benih dapat tumbuh dengan baik dan seragam. Cara menanam benih kencur sebagai berikut: 1) Menanam benih kencur pada awal musim hujan; 2) Pilih benih kencur yang seragam pertumbuhannya dari tempat penyemaian untuk ditanam di lahan pertanaman; 3) Lubang tanam yang telah dipersiapkan diberi pestisida (Furadan) 3 gram per lubang tanam; 4) Letakan dengan hati-hati benih kencur yang telah bertunas dalam posisi rebah dan tunas menghadap ke atas, pada lubang yang telah dipersiapkan; 5) Padatkan tanah sekitar benih ditanam.

Semoga, informasi penyiapan dan tanam benih tersebut dapat membantu peningkatan produksi dan pendapatan petani komoditas kencur.

Sumber : cybex.deptan.go.id