Faktor-faktor Lingkungan dan Pertumbuhan

Pertumbuhan dan perkembangan suatu jenis tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya faktor tanah, faktor iklim dan faktor tanaman itu sendiri (Thomas, 1995). Menurut Kramer dan Kozlowski (1979) dalam Thoyib (1987), pertumbuhan merupakan hasil akhir interaksi dari berbagai proses fisiologis, dan untuk mengetahui mengapa pertumbuhan pohon berbeda pada berbagai variasi keadaan lingkungan dan perlakuan, diperlukan bagaimana proses fisiologis dipengaruhi oleh lingkungan. Menurut Tisdale dan Nelson (1965), pertumbuhan adalah gerak maju dari perkembangan organisme.

Sebagai media pertumbuhan dan tempat penyediaan hara bagi pertumbuhan tanaman, kapasitas tanah adalah relatif terbatas dan sangat tergantung dari sifat dan ciri tanah tersebut. Sehubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, tanah mempunyai beberapa peranan di antaranya, untuk pengaturan suhu tanah, udara tanah dan air tanah. Daniel et al. (1979) menyatakan bahwa pengetahuan mengenai ilmu tanah merupakan dasar bagi pengelolaan silvikultur hutan, karena kualitas tanah merupakan salah satu kendala dalam praktek silvikultur. Lebih lanjut dikatakan bahwa pertimbangan-pertimbangan silvikultur di antaranya penentuan produktivitas tempat tumbuh sangat dipengaruhi oleh faktor tanah.

Berdasarkan peranan tanah terhadap perkembangan dan pertumbuhan tanaman, maka sifat fisik, sifat kimia dan sifat biologi tanah di antaranya kandungan unsur hara, kemasaman tanah (pH tanah), kandungan bahan organik tanah (BO), kelengasan tanah, tekstur dan struktur tanah dan lain-lain merupakan faktor-faktor penting yang berperan dalam menentukan kualitas dari tempat tumbuh.

Sumber : silvikultur.com