Panen dan Pasca Panen Buah Naga

Tanaman akan berbuah apabila sudah mencapai umur tanaman sekitar 1 -2 tahun dan buah dapat di panen saat buah mencapai umur 50 hari setelah bunga mekar. Tanaman buah naga ini akan berbuah terus menerus sampai 30 tahun lebih. Dan kalau pengaturannya bagus, tanaman berumur 1 tahun pertama bisa memproduksi 20 ton / hektar. Pada tahun ke-2 bisa mencapai panen 30 ton / hektar , dan pada tahun ketiga bisa mencapai 50 ton / hektar . Untuk merangsang pembuahan , ketika tanaman berumur 1 (satu) tahun , ujung cabangnya dipangkas 5 - 10 cm , selang beberapa minggu kemudian , bunga muncul dekat potongan cabang tadi atau tetap dimata tunasnya. 

Kemampuan Produksi Buah Naga

Tanaman buah naga mampu berbuah sampai antara 15 - 30 tahun secara terus menerus tergantung pemeliharaan dan kondisi lingkungannya. Pada tahun pertama tanaman buah naga dapat menghasilkan 20 ton per hektar dan meningkat pada tahun kedua diperkirakan mencapai 30 ton per hektar, selanjutnya pada tahun ketiga kurang lebih bias menghasilkan 50 ton per hektarnya. Secara lebih rinci lagi, pada 2 (dua) tahun pertama di setiap tiang penyangga dapat menghasilkan buah 8 - 10 butir buah naga dengan bobot sekitar 400 gram - 650 gram. Musim panen raya buah naga pada bulan September - Maret. Panen buah naga berturut-turut bias dilakukan antara 6 - 7 bulan kedepan setelah bulan Nopember. Pada tahun pertama setiap satu tiang panjatan/ penopang berisi 4 pohon tanaman buah naga dapat menghasilkan buah naga sekitar 4 kg. kalau dihitung dalam 2.500 m persegi lahan dapat menghasilkan sekitar 6 - 7 ton buah naga selama 6 sampai 7 bulan. Sehingga dalam satu bulan dapat menghasilkan 1 ton buah naga. Pada tahun kedua hasil panen dapat menjadi dua kali lipat dan mampu bertahan hingga 15 - 20 tahun lebih.

Panen dan Pasca Panen Buah Naga

Pemanenan tanaman buah naga dilakukan apabila sudah menunjukkan ciri khas nya yaitu warna kulit merah mengkilap, jumbai atau sisik berubah warna dari hijau menjadi kemerahan. Saat yang tepat untuk memanen buahnya sebaiknya ditunggu sampai buah benar-benar matang dan menimbulkan bau wangi dan di anginkan beberapa waktu sebelum siap dikonsumsi. Buah yang mengalami conditioning ini akan menambah rasa manis buahnya pada saat dikonsumsi. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara menggunting tangkai buahnya dengan hati-hati. Pada suhu kamar buah naga dapat bertahan hingga 14 hari penyimpanan, walau kulitnya mulai mengering tetapi isi buah naga tetap segar. Kesegaran buah naga disebabkan antara lain karena pada bagian kulit terdapat lapisan lilin yang menyelimuti kulit buah secara alami. Pada kondisi penyimpanan dengan suhu ruang lebih dari 20° C, buah naga dapat bertahan hingga 2 (dua) bulan lebih.

Buah naga yang sudah dipanen akan mengalami kehilangan air yang tidak dapat digantikan, karena produk tidak dapat mengambil air dari lingkungannya. Demikian juga kehilangan substrat juga tidak dapat digantikan, sehingga menyebabkan perubahan kualitas dari produk yang telah dipanen atau dikenal sebagai kemunduran kualitas dari produk, tetapi pada suatu keadaan perubahan tersebut justru meningkatkan kualitas produk tersebut.

Pada umumnya kemunduran kualitas dari suatu produk hortikultura yang telah dipanen biasanya diikuti dengan meningkatnya kepekaan produk tersebut terhadap infeksi mikroorganisme sehingga akan semakin mempercepat kerusakan atau menjadi busuk, sehingga mutu serta nilai jualnya menjadi rendah bahkan tidak bernilai sama sekali.

Buah naga setelah melalui proses panen, kemudian buah naga dipilih atau disortir berdasarkan ukuran buahnya. Sortasi atau seleksi merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan setelah panen yang umumnya dikerjakan di bangsal pengemasan atau di kebun dengan tujuan memisahkan buah yang layak dan tidak layak untuk dipasarkan (busuk, terserang penyakit, cacat, terlalu muda/tua dan lain-lain). Sortasi juga dilakukan untuk memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan oleh pemerintah atau pasar. Untuk mengemas buah naga dilakukan dengan menggunakan kardus yang kokoh dengan kapasitas berisi sekitar 20 kg buah naga. Selanjutnya buah naga yang telah dikemas tersebut dapat di distribusikan berdasarkan lokasi tujuan pasarnya, apakah untuk dipasok ke Supermarket atau toko buah. Untuk harga buah naga biasa dijual dengan kisaran Rp 20.000,. - Rp 30.000,. /kg nya. Bahkan untuk yang lebih eksotik seperti buah merah hitam, kuning, merah bias melampaui harga jual tersebut.

Harga buah naga tergantung pula dari mutu yang ditampilkan oleh buah naga tersebut, semakin baik kualitasnya maka harga yang ditawarkan juga akan semakin tinggi.

Aspek Pemasaran

Mengingat aspek permintaan buah naga semakin hari semakin meningkat karena selain untuk kebutuhan konsumsi, buah naga juga dibutuhkan untuk dijadikan bahan baku makanan olahan, kosmetik, serta bahan baku kesehatan. Sehingga tujuan pasar buah naga tidak hanya di dalam negeri tetapi juga untuk pemenuhan permintaan ekspor, adapun Negara tujuan ekspor buah naga antara lain : Belanda, USA, Israel, Swiss, bahkan Jepang, China dan Taiwan masih kekurangan untuk substitusi musim panen di negaranya.

Sumber : cybex.deptan.go.id