Pemupukan Tanaman Buah Naga

Lebih jauh perlu diketahui terlebih dahulu mengenai sifat pupuk yang sangat penting, khususnya hubungannya dengan kebutuhan pupuk bagi tanaman buah naga. Unsur Nitrogen (N) dibutuhkan dalam jumlah yang lebih besar pada awal masa pertumbuhan tanaman, yakni sejak tanaman masih muda hingga menjelang berbunga. Maksud dari pemberian pupuk dengan unsur N, banyak diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif. Bisa digunakan pupuk Urea atau Za dengan kandungan N mencapai 40%.

Pemberian pupuk dasar dan dosis per tanaman 

Pupuk dasar diberikan pada saat menyiapkan media tanam dengan menggunakan campuran tanah galian, pasir sekitar 5 kg, bubuk bata merah 5 kg, pupuk kandang kering 10 kg dan dolomit 300 gram yang dicampur sampai rata. Bahan-bahan tersebut dicampur merata pada tanah galian. Setelah penyiapan media tanam selesai kemudian disiram dan biarkan terkena matahari sampai kering. Pengeringan ini bertujuan agar tanah terbebas dari racun dan penguapan.

Ketika tanaman buah naga mendekati masa berbunga tanaman banyak membutuhkan pupuk dengan kandungan fosfor (P) dan kalium (K) yang tinggi. Pupuk kandang yang sudah matang diberikan dengan dosis 2 - 5 kg per tanaman. Apabila pupuk kandang tidak matang maka tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik dan dapat mengakibatkan kebusukan batang tanaman.

Pemupukan harus dilakukan secara berkala sesuai umur dan kebutuhannya, sehingga tanaman buah naga dapat tumbuh dengan subur. Dosis pemupukan ditingkatkan sesuai dengan pertumbuhan tanaman dan diberikan 1 - 2 bulan selama 3 kali periode. Selanjutnya setelah tiga periode ( 6 bulan), kemudian dipupuk dengan NPK berimbang (15:15:15) sebanyak 2 sendok teh per tanaman. Disamping itu bisa ditambahkan dengan pupuk mikro, misalnya metalik dengan konsentrasi 4 cc per liter air, dan masing masing tanaman diberikan 3 liter. Pada umur 6 bulan diberikan pupuk hortigo kuning dan hortigo power masing masing 0,5 sendok teh per tanaman. Pemupukan harus dilakukan secara berkala sehingga dapat dipenuhi respon yang cepat dari pertumbuhan buah naga. Untuk pemupukan bulan ke tujuh hingga kedua belas adalah : NPK 50 gram dan ZA 20 gram per bulan per tiang (tempat tanaman). Untuk tahun berikutnya tanaman diberikan pupuk NPK 75 gram dan ZA 30 gram per bulan per tiang tanaman.

Apabila umurnya sudah sekitar 1 tahun, maka pohon siap untuk berbuah. Untuk merangsang pembungaan dan pembuahan pada buah naga, berikan pupuk organik yang banyak mengandung unsur P dan K atau pupuk organik perangsang bunga. Pupuk kimia dengan kandungan P tinggi antara lain yaitu TSP, ES, Atau DP. Dan untuk pupuk dengan kandungan K tinggi yaitu KCl atau ZK.

Inti dari pemupukan yang perlu diperhatikan pada masa awal pertumbuhan yakni sejak tanaman muda hingga tanaman menjelang berbunga dan berbuah, tanaman buah naga banyak membutuhkan pupuk dengan kandungan unsur nitrogen (N) yang tinggi. Dan selanjutnya ketika tanaman buah naga mendekati masa berbunga dan berbuah, maka tanaman banyak membutuhkan pupuk dengan kandungan fosfor (P) dan kalium (K) tinggi.

Cara pemupukan apabila buah naga ditanam didalam pot, dapat dilakukan sebagai berikut ini : 

Media tanam yang disiapkan antara lain tanah, pasir, kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2:1:3. Untuk media dapat pula ditambahkan bata merah yang telah dihancurkan dan dihaluskan kemudian ditambahkan kapur pertanian/ dolomit sebanyak 100 gram dan dicampur dengan rata. Lakukan penyiraman dengan air dan dibiarkan sehari semalam. Dan untuk selanjutnya dapat diikuti teknik pemupukan NPK 50 gram dan ZA 20 gram setiap bulan per pot.