Serangga Pemangsa Hama Pada Tanaman

Serangga pemangsa termasuk bagian dari musuh alami dari hama tanaman. Musuh alami sendiri dikelompokkan menjadi 3 bagian/kategori berdasarkan sifat/cara membunuh korban-nya, di kutip dari hamikron.com yaitu:
  • Pemangsa (predator) : membunuh mangsa dengan cara menangkap dan memakan korbannya,
  • Parasitoid : membunuh dengan mematikan secara perlahan-lahan dari dalam tubuh korbannya,
  • Patogen : penyakit dari serangan jamur, bakteri dan virus, protozoa dan nematoda yang membunuh hama.
Berikut ini hewan/serangga yang termasuk musuh alami kategori pemangsa (predator) dari hama tanaman beserta Daur Hidupnya.

LABA-LABA

Laba-laba kepiting raksasa

laba-laba loncat

Laba-laba sebenarnya tidak termasuk golongan serangga. Semua serangga mempunyai 6 kaki, tetapi laba-laba berkaki 8.

Semua laba-laba adalah sahabat petani karena memakan hama. Bila terdapat banyak laba-laba di kebun petani, hama lebih mudah terkendali. Laba-laba tidak mengalami metamorfosa. Setelah telur menetas, keluarlah laba-laba kecil, dan berganti kulit beberapa kali. Laba-laba kecil bentuknya sama dengan laba-laba dewasa.

Ada jenis laba-laba yang membuat jaring untuk menangkap mangsanya. Ada juga yang berburu di tanah atau di tanaman.

Laba-laba betina biasanya jauh lebih besar daripada laba-laba jantan. Karenanya, sulit dipercaya bahwa betina dan jantan adalah jenis yang sama.

Laba-laba jantan harus mendekati betina dengan hati-hati karena berbahaya. Mungkin si betina sedang lapar. Kadang-kadang jantan tidak jadi kawin, tetapi dimakan oleh si betina. Sering pula terjadi bahwa si betina memakan jantan setelah selesai kawin

LABA-LABA LOMPAT
Famili Salticidae, Ordo Araneae JUMPING SPIDERS


Laba-laba lompat aktif sepanjang hari. Laba-laba ini dapat menerkam mangsanya dengan cepat, bahkan dapat menangkap lalat yang terbang cepat. Kaki depannya kuat dan panjang.

Laba-laba ini tidak membuat sarang, tetapi meronda di tanaman mencari mangsa. Laba-laba lompat bermata delapan. Dua mata besar menghadap ke depan, tetapi mata lainnya kecil.

Laba-laba lompat bergerak cepat. Ia sering melompat jauh, dan meninggalkan benang sarang supaya tidak jatuh ke tanah.

Laba-laba dapat menangkap mangsa yang lebih besar darinya, seperti ngengat. Laba-laba kecil merupakan pemangsa penting kepik dan hama lain. Laba-laba menusukkan racun yang melumpuhkan mangsa, kemudian mengisap cairannya.

Daur hidup
Laba-laba jantan menggoyangkan kaki depan untuk menarik betina. Setelah kawin, betina membuat kantong dari sutera dan meletakkan telur di dalamnya. Ia menjaga kantong itu sampai anak laba-laba keluar dan dapat pergi sendiri. Laba-laba tidak melalui metamorfosa (tidak ada laba-laba yang bermetamorfosa).

LABA-LABA SERIGALA dan LABA-LABA TUTUL
Famili Lycosidae, Ordo Araneae
WOLF SPIDERS AND LEOPARD SPIDERS


Laba-laba serigala dan laba-laba tutul umumnya aktif pada malam hari. Laba-laba ini tidak membuat sarang, tapi berburu mangsa, sehingga disebut laba-laba pemburu. Serangga yang dilihatnya, dikejar, ditangkap dan digigit/dimakan.

Laba-laba serigala dan tutul bermata tajam. Matanya delapan, tetapi ada dua yang lebih besar.

Laba-laba serigala dan tutul berjalan di atas tanah mencari serangga. Juga berburu di cabang dan dedaunan pohon kopi. Laba-laba ini memakan ngengat, ulat dan serangga lain. Setelah menangkap serangga, laba-laba menyuntikkan racun yang melumpuhkan korban, baru mengisap cairan tubuh korban.

Daur hidup
Laba-laba jantan menggoyangkan bagian mulutnya (yang tampaknya seperti kaki) untuk merayu betina. Setelah perkawinan, laba-laba betina menenun kantong telur yang disambungkan ke bagian belakang tubuhnya. Kantong ini dibawa ke mana-mana, juga saat berburu.

Anak laba-laba yang menetas naik ke punggung induknya, yang mampu membawa 100 anak di punggungnya. Sesudah cukup besar, mereka turun dari induknya pada saat angin berhembus, mengangkat bagian belakang badannya, menenun sutera, dan ditiup angin ke tempat lain.

LABA-LABA KEPITING (laba-laba bunga)
Famili Thomisidae, Ordo Araneae CRAB SPIDERS

menangkap mangsa

Laba-laba kepiting aktif sepanjang hari. Laba-laba ini dapat bergerak ke depan, ke belakang atau ke samping, seperti kepiting. Laba-laba ini juga tidak membuat jaring tapi menangkap mangsa dengan samara. Tubuhnya sering berwarna sama dengan daun atau bunga di mana ia menunggu mangsanya.

Beberapa jenis dapat berubah warna. Bila menunggu di bunga yang berwarna ungu berbelang putih, maka laba-laba akan berubah warna menjadi warna tersebut dalam waktu sekitar satu hari. Laba-laba tersebut sering disebut ” laba-laba bunga.” Laba-laba kepiting menunggu di bunga atau permukaan daun. Bila serangga tiba, laba-laba menerkam dengan cepat, menggigitnya dan menghisap cairannya. Laba-laba kepiting sangat berbisa, sehingga dapat membunuh serangga yang lebih besar dari dirinya sendiri.

Daur hidup
Kaki laba-laba kepiting jantan lebih panjang dari betina. Jantan akan membungkus betina dengan sutera sebelum dikawini. Dan betina akan menempatkan telur yang dibuahi dalam sarang telur. Sarang telur dijaganya, namun betina akan mati sebelum anak laba-laba keluar.

LABA-LABA KEPITING RAKSASA
Famili Heteropodidae, Ordo Araneae GIANT CRAB SPIDERS


Laba-laba kepiting raksasa keluar berburu sepanjang malam. Mereka memiliki taring kuat, dapat berlari sangat cepat, bahkan dapat

betina laba-laba kepiting raksasa menjaga telur

menangkap kecoa, belalang, dan serangga-serangga lainnya yang bergerak cepat.

Sewaktu istirahat, mereka bersembunyi di bawah kulit pohon atau di beberapa celah pohon.

Daur hidup
Setelah kawin, betina meletakkan telur-telurnya di dalam sebuah kantong telur berbentuk piring. Kantong telur itu dibawa dengan dua “tangan” (nama ilmiahnya “pedipalp”) di sisi mulutnya.

Induk menjaga kantong telur tersebut sampai laba-laba muda keluar. Laba-laba muda berganti kulit beberapa kali sebelum menjadi dewasa.

LABA-LABA BERMATA TAJAM
Famili Oxyopidae, Ordo Araneae LYNX SPIDERS

Laba-laba ini tergolong laba-laba pemburu. Aktif sepanjang hari. Tidak membuat jaring, tapi menerkam mangsanya. Kadang-kadang menunggu mangsa lewat, baru diterkamnya, atau berpatroli di tanaman-tanaman untuk mencari mangsa.

Laba-laba ini bermata enam, terletak pada segi enam di kepala. Dua menatap ke depan, dua ke samping, dan dua ke atas. Kakinya berduri panjang.

Sutera digunakan untuk menenun tali pengaman, sehingga bila jatuh dari daun, tali itu mencegahnya jatuh ke tanah.

Laba-laba ini dapat menangkap mangsa yang jauh lebih besar daripada dirinya sendiri. Bahkan dapat menangkap ngengat dan ulat dan memegangnya sambil mengisap cairannya. Laba-laba ini adalah pemburu yang sangat efektif.

Daur hidup
Laba-laba betina menjaga kantong telurnya setelah kawin, tetapi karena berumur pendek, induk akan mati sebelum telurnya menetas. Setelah menetas, anak-anak harus dapat berburu sendiri, tanpa bantuan induknya

LABA-LABA PEMBUAT JARING
Famili Araneidae, Tetragnathidae, dll; Ordo Araneae ORB WEB SPINNING SPIDERS

Banyak jenis laba-laba pembuat jaring. Mata dan kaki laba-laba ini lemah, tidak mampu menangkap mangsa tanpa bantuan jaringnya.

Laba-laba menunggu dengan sabar. Bila ada serangga yang tertangkap di jaring, ia menggigit dan melumpuhkannya. Kadang-kadang langsung mengisap cairan, atau membungkus korban dengan sutera untuk dimakan kemudian.

Jaringnya kuat, ada yang dapat menangkap burung kecil dan lebarnya lebih dari 10 meter. Tetapi ada juga jaring yang mudah robek.

Ada laba-laba yang bersembunyi dalam daun terlipat. Keluar hanya bila ada getaran serangga yang terperangkap. Jenis lain menggunakan jaring yang sama selama beberapa minggu, menunggu di tengah-tengah jaringnya sepanjang hari. Jenis lain membuat jaring baru setiap malam. Jaring dimakan pagi-pagi, dan laba-laba bersembunyi sepanjang hari di bawah daun atau kulit pohon

Daur Hidup
Jantan sering lebih kecil dari betina, dan bentuknya berbeda. Beberapa jantan menunggu di sudut jaring, mendekati betina dengan hati-hati agar tidak dimakan. Setelah kawin, betina membuat sarung berisi ratusan telur. Betina mati sebelum anaknya lahir. Anak-anak menenun payung sutera dan dibawa angin ke tempat baru.

BELALANG SEMBAH
Ordo Mantodea PRAYING MANTIDS


Belalang sembah mudah dikenal karena kaki depan berbentuk khusus untuk menangkap dan memegang mangsa. Kepalanya bisa bergerak dengan bebas, dan ini satu-satunya serangga yang mampu menoleh ke belakang.

Belalang sembah memakan banyak jenis serangga di kebun kopi. Belalang sembah biasanya menunggu sampai mangsa cukup dekat, lalu dia menangkapnya dengan gerakan yang cepat dengan menggunakan kedua kaki depannya. Belalang sembah aktif siang hari.

belalang sembah putih

Daur hidup
Telur diletakkan pada cabang tanaman dalam sarang yang dibentuk oleh betina. Masing-masing sarang bisa berisi 200 telur atau lebih.
Nimfa keluar dari sarang telur secara bersama-sama. Nimfa kelihatan seperti dewasa tetapi lebih kecil dan sayap belum sempurna. Nimfa ganti kulit beberapa kali.
Dewasa kawin dan betina bertelur dalam sarang. Biasanya betina makan jantan langsung setelah kawin atau sambil kawin

LALAT BUAS/PEMBURU
Famili Asilidae, Ordo Diptera ROBBER FLIES


Lalat buas adalah pemangsa hama yang efektif. Lalat ini memakan banyak jenis serangga, dan dapat menangkap mangsa yang lebih besar daripada dia. Sebagian jenis lalat buas memangsa serangga yang terbang, dan sebagian memangsa serangga yang hinggap di tanaman atau di permukaan tanah. Dia dapat juga menangkap kumbang penggerek buah kopi yang sedang terbang dari buah ke buah lain pada siang hari.

Jika kita amati perilaku lalat buas, dapat dilihat bahwa setiap individu mempunyai daerah yang dia jaga. Dia memburu mangsa dalam daerah tersebut, dan setelah dia terbang sering kembali ke tempat yang sama.

Muka lalat buas berjenggot, sering dengan banyak bulu di antara mata dan disekitar mulut. Kakinya panjang dan kuat.

Daur hidup
Lalat betina bertelur di tanah, kayu busuk, kotoran binatang atau di tempat lain yang serupa. Telurmenetas, dan larva lalat memakan larva serangga lain atau makan daun/ kayu/ bahan lain yang busuk.
Larva berubah menjadi pupa dalam kepompong. Akhirnya dewasa keluar dari kepompong untuk kawin dan mencari mangsa.

LALAT APUNG (LALAT BUNGA)
Famili Syrphidae, Ordo Diptera HOVER FLIES OR FLOWER FLIES


Larva lalat bunga adalah pemangsa berbagai jenis kutu dan serangga lain yang efektif. Lalat melayang-layang tanpa bergerak, seperti helikopter tergantung di udara. Bentuknya seperti tawon kurus dan kecil. Belang-belangnya adalah samaran pelindung.

Kalau mau menemukan kutu, cari saja lalat bunga yang melayang. Kadang-kadang kutu tidak tersebar di seluruh kebun, tetapi ditemukan pada beberapa pohon saja.

larva lalat apung

Daur hidup
Lalat dewasa meletakkan telur (mungkin berwarna jingga) di sebelah bawah daun di antara kutu.
Seekor larva dapat memakan lebih dari 70 kutu daun (aphid) setiap hari. Kutu daun dimakan satu per satu, diangkat dan diisap sampai kering. Kutu daun bodoh, tidak memperhatikan raksasa di antaranya. Warna larva bisa krem dengan tanda coklat keunguan, bisa hijau.
Kepompong mirip larva, tetapi keras, licin dan tersambung pada tanaman.
Lalat dewasa sering mengunjungi bunga-bunga untuk makan serbuk bunga dan sari madu. Berarti, kita membantu teman petani ini dengan melestarikan tanaman berbunga di kebun. Selain bermanfaat sebagai musuh alami, lalat bunga juga membantu dalam penyerbukan bunga.

LALAT JALA (sayap jala)
Famili Chrysopidae, Ordo Neuroptera GREEN LACEWINGS


Lalat jala memburu serangga lain untuk dimakan. Lalat jala bermanfaat di kebun kopi karena memakan hama-hama yang kecil seperti kutu putih atau juga kutu hijau. Di beberapa negara, lalat jala dikembangbiakkan dan dilepas untuk mengendalikan hama.

telur lalat jala diujung tangkai

Daur hidup
Telur lalat jala sering diletakkan pada bagian atas daun. Bentuknya aneh, seperti gumpalan hijau kecil pada ujung tangkai tipis tegak. Setelah menetas, keluar larva berwarna putih.
Larva bentuknya berbeda dari dewasa. Bersembunyi di sekelompok hama dengan menutup badannya dengan mayat hama yang dimakannya. Tidak dapat terbang, tapi merayap dari satu sumber makanan ke sumber lain. Nafsu makannya besar dan memakan secara rakus.
Kepompong biasanya diikat pada permukaan bawah daun.
Lalat jala dewasa bukan penerbang yang cepat atau kuat, terbangnya lambat dan berkedip-kedip. Panjang badannya sekitar 1-2 cm

CAPUNG BESAR dan CAPUNG JARUM
Ordo Odonata
DRAGONFLIES AND DAMSELFLIES


Capung besar dan capung jarum terbang cepat sehingga dapat menangkap serangga lain yang sedang terbang. Panjang antara 2 sampai 14 cm.

Beberapa jenis capung memakan mangsanya sambil terbang. Jenis lain hinggap untuk makan. Capung dapat menangkap dan memakan kutu, nyamuk dan kumbang (misalnya, PBKo) di udara. Capung besar mampu menangkap kupu-kupu yang agak besar di udara.

Daur hidup
Capung besar dan capung jarum melewatkan masa remajanya dalam sawah, kolam atau sungai.
Capung betina meletakkan telur di dalam air, dan telur menetas di sana.Nimfa berjalan di dasar kolam/sawah, atau merayap di antara tanaman bawah air, menangkap dan memakan binatang kecil. Serangga kecil, ikan kecil, jentik nyamuk dan kecebong juga dimakan.

Kalau sudah besar, nimfa merayap ke luar air (biasanya pada buluh) dan melepaskan kulitnya menjadi dewasa. Memompa cairan ke dalam urat sayap untuk membuka sayapnya.

Kadang-kadang terlihat dua capung yang ekornya disambung. Capung itu sedang kawin untuk menghasilkan generasi baru serangga yang indah.

KUMBANG KUBAH
(kumbang macan/kumbang helm/ kumbang koksi)
Famili Coccinellidae, Ordo Coleoptera LADYBIRD BEETLES

telur kumbang

kumbang helm

Kumbang ini berukuran kecil: hanya 7-8 mm. Tetapi kumbang ini rakus makan beberapa jenis kutu.

larva kumbang memakan kutu daun

Bila tidak diusir oleh semut, kumbang kubah bisa dijumpai pada tempat di mana kutu-kutu berkumpul pada pohon kopi. Kalau menemukan kutu-kutu, kumbang kubah tetap di sana dan mulai makan. Setelah matahari terbit, kumbang dewasa mencari makanan.

Kumbang kubah dipergunakan sebagai musuh alami. Pemilik rumah kaca sudah memakai kumbang kubah untuk mengendalikan kutu daun dan kutu kebul pada tanamannya.

Daur hidup
Kumbang helm biasanya meletakkan telur pada bagian tanaman yang ada kutu-kutu. Kelompok sekitar 50 butir telur atau lebih diletakkan tidak beraturan, pada daun atau ranting.
Larva setiap jenis kumbang helm berwarna berbeda, tapi mirip dengan dewasa. Kumbang hitam berbintik merah mempunyai larva abu-abu tua dengan tanda merah. Larva rakus. Ratusan kutu-kutu dimakan setiap hari.
Kepompong menyerupai kumbang dewasa yang menetap pada tanaman.
Kumbang dewasa mudah diketahui, bulat dan mengkilat seperti helm kecil

KEPIK LEHER

Famili Reduviidae, Ordo Hemiptera ASSASSIN BUGS


kepik leher memakan ulat

Kepik leher adalah pemangsa yang mengesankan. Banyak jenis kepik ini besar, dengan panjangnya 20 mm atau lebih, tetapi ada juga yang lebih kecil. Bila menemukan serangga untuk dimakan, ia membuka mulut pembuluhnya yang tajam, menusukkan mulutnya ke serangga yang ditangkap dan mengisap bagian dalamnya.

Kepik ini adalah pemangsa ulat-ulat, kutu, pengisap dan serangga lainnya.

Kepik leher adalah pemburu yang sangat efektif. Sebagian jenis kepik ini aktif siang hari dan sebagian malam hari.

Daur hidup
Beberapa jenis kepik leher meletakkan kumpulan telur pada permukaan daun tanaman. Jenis lain meletakkan telur secara terpisah.
Nimfa kepik leher bentuknya mirip dengan dewasa, tetapi lebih kecil dan tidak mempunyai sayap sempurna – jadi tidak dapat terbang. Debu dan kotoran menempel pada badan beberapa jenis, sehingga tersamar.
Kebanyakan jenis kepik leher dewasa berwarna coklat atau hitam, tetapi ada juga yang berwarna terang, serta yang berbentuk aneh, seperti daun kering.

TAWON KERTAS dan TAWON SARANG LUMPUR
Famili Vespidae dan Sphecidae, Ordo Hymenoptera
PAPER WASPS, YELLOW JACKETS, HORNETS, MASON WASPS, POTTER WASPS

tawon memakan sisa ulat

Tawon-tawon ini sudah dikenal umum. Panjangnya sekitar 1 cm sampai 4 cm. Tawon ini membuat sarang dari kertas atau tanah untuk memelihara anaknya. Sengatannya menyakitkan.

Tawon ini efektif untuk memburu banyak jenis ulat. Ia mampu menangkap ulat besar. Macam -macam serangga lain juga dimakan oleh tawon ini. Selain serangga, dia juga makan sari madu dari bunga.

Daur hidup

tawon menggali lubang untuk telurnya

Beberapa jenis tawon hidup sendirian. Menggali lubang di tanah, mencari ulat, ditusuk dan dilumpuhkan, kemudian dibawa ke lubang. Selanjutnya ia meletakkan sebutir telur di dalam lubang dan menutupnya. Telur menetas dan menjadi larva yang memakan ulat tadi. Kemudian larva menjadi kepompong. Kalau sudah dewasa, ia menggali jalan keluar dari tanah dan mencari dewasa lain untuk kawin.

Jenis tawon lain hidup dalam masyarakat. Mereka membentuk sarang dari serbuk kayu yang dikunyahnya, atau di dalam tanah. Ratu tawon meletakkan sebutir telur dalam setiap lubang di sarang. Telur menetas dan tawon pekerja membawa potongan serangga untuk makanan larva. Larva menjadi kepompong dan muncul sebagai tawon pekerja yang baru dan meneruskan hidupnya di sarang. Tawon pekerja tidak kawin. Hanya ratu yang kawin dan meletakkan telur

SEMUT
Famili Formicidae, Ordo Hymenoptera
ANTS

semut hitam

semut rangrang menyerang kepik

Semut memiliki pengaruh atas lingkungannya dengan banyak cara. Sebagian bermanfaat untuk manusia dan sebagian tidak.

Beberapa jenis semut dapat memberi manfaat bagi petani kopi. Semut Iridomyrmex adalah pemangsa penting pada berbagai jenis serangga. Semut tersebut berwarna hitam kecoklatan dan panjang badannya 2,5 sampai 3,5 mm. Semut Iridomyrmex dapat ditemukan pada pohon atau tanah.

Biasanya semut hitam Dolichoderus bituberculatus bersarang di tempat teduh pada pohon. Semut ini berguna sekali karena mengusir hama dari pohon buah.

Semut angkrang atau rangrang biasanya membuat sarangnya di antara daun pohon. Semut ini sangat ganas pada kebanyakan serangga lain, dan karena itu dia mengendalikan banyak jenis hama–mungkin juga mengendalikan PBKo. Kita dapat mengajak semut rangrang menempati kebun dengan meletakkan binatang mati pada pohon. Setelah semut menetap di sana, dia dapat diajak menyebar ke pohon lain dengan meletakkan sepotong bambu/tali sebagai jembatan di antara dua pohon tersebut.

Bagian tanaman yang menghasilkan sari madu (NECTAR), seperti bunga, menarik perhatian bermacam-macam semut karena mereka memakan sari madu

CECOPET
Ordo Dermaptera
EARWIGS


Sebagian jenis cecopet adalah pemangsa. Cecopet mudah dikenal karena ada penjepit pada ekornya. Penjepit dipakai untuk mengambil dan memegang mangsanya, serta pertahanan diri.

Kebanyakan jenis cecopet aktif malam hari. Siang hari, sembunyi dalam tanah atau dalam bagian tanaman. Malam hari dia keluar dan mencari telur, larva dan nimfa serangga yang badannya lembut.


Kadang-kadang dia menggerek ke dalam batang untuk mencari mangsa. Seekor cecopet dapat memakan larva 20 sampai 30 ekor setiap hari.

Dewasa ada yang bersayap atau tanpa sayap. Jenis-jenis cecopet yang bukan pemangsa, memakan serasah tanaman.

Daur hidup
Telur diletakkan dalam lubang di dalam tanah atau diantara serasah. Cecopet betina menjaga telurnya sampai menetas.
Nimfa kelihatan mirip dewasa kecuali dia lebih kecil dan sayapnya (jika ada) belum sempurna. Nimfa berganti kulit beberapa kali. Terakhir kali dia menjadi dewasa. Dewasa kawin dan kemudian betina bertelur. Seekor cecopet dapat menghasilkan 200 sampai 300 butir telur setiap peletakan

KLARAP
FLYING LIZARDS


Klarap Jawa Tengah

Salah satu penghuni di kebun kopi adalah kadal klarap. Klarap itu adalah kadal kecil yang hidup di pangkal pohon besar. Klarap adalah predator yang makan serangga di kebun. Klarap makan belalang, jangkrik dan serangga lain. Bila terancam oleh makhluk lain, klarap bisa menghindar dengan melayang terbang dari pohon ke pohon lain.

Biasanya seekor klarap tinggal di pohonnya sendiri dan klarap lain tinggal di pohon lain. Yang jantan punya “bendera” kuning berupa kulit yang biasanya dilipat di leher depan. Bila seekor klarap memberi peringatan atau ancaman bagi klarap di pohon lain, klarap membuka “bendera” itu dan memperlihatkannya agar tidak terserang oleh pesaing dari pohon lain.

Binatang bertulang punggung seperti klarap merupakan predator penting di kebun. Predator itu memakan serangga sepanjang hari, hingga dapat menurunkan jumlah serangga, termasuk beberapa hama kopi.

TOMCAT


Tomcat adalah serangga yang merupakan jenis kumbang. Tomcat biasa disebut juga semut kanai atau semut kayap. Serangga ini memangsa wereng yang merupakan hama pada tanaman padi.

Tomcat memiliki racun di dalam tubuhnya, dengan konsentrasi 12 kali lebih besar dari bisa ular kobra. Yang konon setelah serangga ini matipun, racun/bisa tomcat bisa bertahan selama 8 tahun . Bisa tomcat yang mengandung toksin paederin menimbulkan sensasi seperti luka bakar disertai nanah apabila terkena kulit manusia namun tidak mengakibatkan kematian.