Jenis-jenis Hama Pada Tanaman Karet

Jenis-jenis Hama Pada Tanaman Karet
  1. Kutu lak (laccifer greeni Chamberlis) menyerang dan menghisap cair jaringan tanaman karet sehingga ranting-ranting lemah dan menggugurkan daun, terbentuknya jelaga hitam pada permukaan daun dan menghambat fotositesis. Penyebaran kutu lak dilakukan oleh semut. Pemberantasan dilakukan menggunakan kimiawi (Anthio 3 EC=0,15%+Surfaktan Citrowett=0,025%, Albolineum 2%, Formalin 0,15%) atau rotansi 3 minggu sampai dengan serangga habis dibasmi
  2. Kutu Scalle insect (Saissetia nigru) yang menghisap cairan tanaman dan diternakan oleh semut. Pemberantasan menggunakan Albolineum (2%) disemprot dengan rotasi 1-2mg, Tamorun (0.05-0.1%) disemprot dengan rotasi 1-2 minggu sampai serangga hilang.
  3. Mealy Bugs (Ferrisana Virgata) yang menyerang pucuk daun tanaman mudah dan bagian bawah helaian daun tanaman di pembibitan. Manakalah Planococcuc citri menyerang pucuk-pucuk mudah, tanaman melengkung dan daun-daum keritimg. Pemberantasan menggunakan Albolineum dan Tamorun.
  4. Nacoleia (lamroserna diemenatis) merupakan kutu penyerang daun tanaman yang diberantas menggunakan Bidrin=0.2% + Citrowett=0.025%
  5. Tarsonemus translucens (tungau karet) yang menyerang didaerah persemian sehingga bibit gugur pada daun muda. Tungau ini mneghisap cairan sel yang membentuk bintik-bintik kuning pada daun muda. Tindakan kuraktif dilakukan dengan blowing (serbuk belerang 5-10 kg/hektar), model 1% (dosis 300-400 liter/hektar), Endrin 19.2%, EC kadar 0.1% dengan volum cairan 500 liter/hektar.
  6. Helotrichia serrata (uret tanah) yang menyebabkan tanaman menjadi layu, berwarna kuning bahkan mati. Penyemprotan Endosulfan 0.1%, Furadan 3G, Diazinon 10G atau Basudin !)g disekitar batang.
  7. Belalang (Sexava nigricornis) menyerang tanaman muda dengan memakan daun-daun terutama pada musim kemarau. Pemberantasan menggunakan Dictophos dan Methony.
  8. Rayap (Captotermis curvignatus dan microtermes inspiratus) menyerang tanaman baru tanam (MTB). Captotermis dibandingkan dengan microtermes berbeda dengan ukuran dan daya rusak serangganya. Tanaman kater yang luka akibat serangga hama diulas dengan carbolinium. Pemberantasan Captotermis menggunkan elumsi HCH, Dieldrin (0.25%), Elmusi Aldrin 40%, WP 0.125%, Endrin 20%, Furadan 3G, Agrolene 26, WP 0.2% Lindamul 250, EC 0.2%, EG sepertiga persen sebanyak setengah liter sampai sati liter bagi tiap pohon karet yang terserang. Manakahlah batang bawah atau lehar akar dikikis atau dikerok dan membuang tanahnya lalu diguyur dengan Aldrin (0.25%) dengan rotasi 1 kali seminggu hingga rayap musnah. diAfrika Selatan menggunakan 5% campuran Pentachloorpenal dan solar yang disiram pada pangkal batang yang terserang.