Ordo Tanah Gelisol

Gelisol adalah salah satu ordo tanah dalam soils taxonomy yang dikeluarkan leh United States Department of Agriculture.dalam taksonomi yang dikeluarkan oleh FAO dari PBB, Gelisol leih dikenal sebagai criosol. 

Gelisol adalah tanah yang terbentuk dalam lingkungan permafrost (lingkungan yang sangat dingin). Tanah jenis ini dinamakan gelisol karena terbentuk dari material gelic. Gelic adalah campuran dari bahan mineral dan organik tanah yang tersegresi es pada lapisan yang aktif. Tanah jenis ini membeku pada ketebalan 100-200 cm dari permukaan tanah. 

Secara struktural, Gelisols tidak memiliki horizon B dan hanya memiliki horison A yang berdada di lapisan es. Bahan organic pada tanah Gelisol banyak terakumulasi di lapisan atas, sehingga Gelisols kebanyakan berwarna hitam atau coklat tua . dibawah lapisan bahan organic pada tanah Gelisol terdapat bahan materialyang dangkal. Meskipun pengaruh pencairan es di sebagian besar wilayah di mana Gelisols terjadi, tanah Gelisol termasuk tanah yang subur karena adanya bahan organic yang relatif tinggi pada bagian atas Gelisol. Kandungan kimia yang dominan pada Gelisol adalah potassium dan kalium, tetapi bahan kimia ini sangat mudah tercuci oleh pencairan es yang merupakan ‘domisili’ dari Gelisol . lingkungan yang dingin(permafrost) membuat Gelisol sangat sulit untuk direkayasa/ dimanfaatkan karena apapun yang ditempatkan di situ pasti akan ikut bergerak ketika terjadi pencairan es. 

Gelisols ditemukan terutama di Siberia, Alaska dan Kanada. Untuk jumlah yang lebih kecil ditemukan di Andes (terutama dekat persimpangan antara Chili, Bolivia dan Argentina), Tibet, Skandinavia utara dan bagian-bagian yang bebas es Greenland dan Antartika. Fosil Gelisols dikenal dari sejauh zaman es Prakambrium 900 juta tahun yang lalu. 

Gelisols dapat dibagi lagi menjadi tiga sub ordo, yaitu: 
  • Histels: adalah tanah organik sejenis dengan Histosols. Perbedaannya adalah tanah Histels memiliki permafrost dalam 2 meter di bawah permukaan tanah sedangkan histosols tidak. Keduanya memiliki 80% atau lebih bahan organik dari permukaan tanah hingga kedalaman 50 cm . Tanah ini banyak terdapat di Subarctic dan artik. 
  • Turbels: tanah yang menunjukkan pengaruh cryoturbation (lebih dari sepertiga kedalaman adalah lapisan aktif) seperti batas horizon yang tidak teratur, rusak, atau menyimpang . Turbels umumnya memiliki mineral dan organik pada setiap horizonnya. Akumulasi materi organik di atas irisan permafrost dan es adalah fitur-fitur umum. Turbels terbentuk terutama di zona lapisan es yang tidak pernah mencair. 
  • Orthels: tanah yang menunjukkan cryoturbation sedikit atau tidak ada (kurang dari sepertiga dari kedalaman lapisan aktif). Tidak seperti turbels, orthels terbentuk terutama dalam zona permafrost terputus, dan di daerah pegunungan. 
Gelisol berada pada lingkungan dengan iklim yang ekstrim sehingga gelisol belum bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Penyebaran tanah gelisol hanya sekitar 9% dari daratan di bumi. Ordo tanah gelisol relative masih baru dipelajari dan masih jarang penelitian tentang tanah gelisol.