Penyakit Virus Tanaman Cabai Pada Musim Hujan

Serangan virus ditandai dengan adanya bintik-bintik berwarna oranye di tengah daun bagian bawah atau di kelopak bunga. Bintik-bintik ini akan semakin membesar serta membentuk bercak-bercak dan lingkaran-lingkaran yang berjumlah semakin banyak. Daun-daun yang lebih tua kemudian menjadi cokelat, lalu rontok. 

Bercak ini juga bisa menyebar ke pelepah dan batang tanaman. Lama-kelamaan tanaman semakin kerdil, merana, dan mati. Pada buah yang masih hijau, bercak kekuningan muncul dengan diameter lebih dari 1,75 cm. Pada bagian tengah terdapat lingkaran konsentrik yang terlihat jelas berwarna kuning, cokelat, hijau, pink, atau merah. 

Virus yang sering menyerang TMV (tobacco mosaic virus), TRV (tobacco rattle virus), CMV (cucumber mosaic virus), dan PYV (potato virus Y). Penyebarannya kebanyakan dilakkan oleh serangga vektor, seperti thrips. Sampai saat ini, penyakit virus belum bisa dikendalikan. Karenanya, yang perlu diperhatikan adalah menjaga sanitasi kebun dengan tidak merokok di areal kebun, membersihkan semua gulma dan tanaman yang menjadi inanga vektor virus, dan mencegah serangga vektor masuk ke kebun. Tanaman yang sudah terserang dimusnahkan dengan cara dicabut dan dibakar.

Sumber : Wiryanta, 2002.