Tanaman Sirih Untuk Obat Bau Mulut

Sirih (Piper betle L.) adalah tanaman merambat dan memanjat yang masuk ke dalam famili piperaceae dan merupakan tanaman asli India. Sirih mempunyai banyak nama daerah yang antara lain seureuh (Sunda), sedah, suruh (Jawa), sere (Madura), burangir (Mandailing), demban (Toba), cambai (Minangkabau), manuf (Timor), ganjeng (Ujung Pandang), bido, lele (Ternate dan Tidore).

Fungsi Tanaman Sirih:

Daun sirih mengandung minyak atsiri yang mudah menguap berupa chavicol (chavibetle). Chavicol yang memiliki rumus kimia C6H3OH ini tergolong ke dalam jenis alkohol. Sifat dari minyak tersebut yang wangi menyebabkan daun sirih sering digunakan sebagai obat pereda bau mulut. Penggunaannya adalah dengan merebus beberapa lembar daun tersebut didalam 2 gelas air. Air tersebut juga dapat digunakan sebagai obat sariawan dan sakit gigi. Sering meminum air rebusan suruh juga dapat menghilangkan bau keringat.

Air rebusan daun sirih yang dicampur dengan gula merah hingga menjadi sirup sangat manjur untuk mengobati batuk dan tuber colosis (TBC). Bila mimisan, sumbatlah hidung Anda dengan daun sirih agar darah yang keluar tidak banyak.

Daun sirih juga dapat berfungsi sebagai obat gatal. Cara penggunaannya adalah daun dilayukan diatas bara api, kemudian dilumuri minyak dan diletakkan pada luka yang gatal. Air rebusan daun sirih yang dicampur tawas juga sangat baik untuk pembersih luka.

Daun sirih baru-baru ini juga diketahui sebagai salah satu bahan baku pembuatan fungisida nabati. Daun sirih yang diekstrak menggunakan pelarut nonpolar seperti alkohol setelah diteliti ternyata mampu menghambat pertumbuhan beberapa jamur penyebab penyakit tanaman.