Mengenal Tanaman Ginseng

Ginseng adalah tanaman yang pendek, dari keluarga botani tanaman tahunan Araliaceae. Ia tumbuh secara alami di tempat-tempat yang teduh. Biasanya tanaman Ginseng mempunyai lima daun majemuk di satu tangkai pada saat tumbuhan tersebut sudah dewasa.(William E. Court, 2000)

Tanaman Ginseng termasuk ke dalam kerajaan : Plantae ; Divisi Magnoliophyta; Kelas Magnoliopsida; Ordo : Apiales; Famili Araliaceae; Upafamili : Aralioideae; Genus : Panax

Tanaman Ginseng tumbuh antara 7 sampai 21 inci tingginya dengan liar. Akarnya berwarna susu putih atau kuning yang menyerupai ubi dengan kaki (dahan) yang bercabang, kadang-kadang menyerupai bentuk tubuh manusia. Saat ini kebanyakan hanya akarnya saja yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Akar ginseng telah menjadi ramuan herbal yang paling dihormati sejak zaman kuno khususnya peneliti herbal. Seperti diketahui oleh ahli obat-obatan zaman kuno dulu, ramuan ini kelihatannya membantu pikiran dan tubuh supaya seimbang.

Daun ginseng ini adalah tanaman perdu yang tumbunya semi menjalar dan bisa mencapai tinggi 60 cm. Daunnya oval berwarna hijau mengkilat. Berbunga majemuk dengan kelopak berwarna merah muda. Tanaman sangat mudah dikembangbiakan, baik dengan biji maupun stek batang. Asal medianya gembur, cukup humus dan tidak tergenang air, tanaman ini bisa tumbuh subur. 

Daun ginseng juga cantik di tanam dalam pot sebagai tanaman hias karena bentuk daun dan bunganya menarik. Daun ginseng ternyata sangat cocok ditumis, dibuat cah ( dimasak dengan sedikit air ) atau sebagai campuran sayur bening atau sup. Rasanya lezat dengan tekstur lembut dan sedikit berlendir. Belum ada penelitian yang pasti tentang manfaat daun ginseng, namun secara turun temurun daunya dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh. Sejauh ini baru diketahui bahwa di dalam bagian daun ginseng ternyata mengandung vitamin A yang cukup tinggi, serat, dan bermacam-macam mineral penting lainnya yang berfungsi meningkatkan stamina dan sebagai antioksidan bagi tubuh manusia.

Tapi jika diteliti lebih dalam lagi, ternyata ada satu bagian dari tanaman ginseng yang agak terlewatkan, yaitu daun ginseng. Khasiat daun ginseng ternyata tidak kalah dengan khasiat yang ada di dalam akar ginseng.