Mengenal Tanaman Kumis Kucing (Orthosiphon spp.)

Mengenal Tanaman Kumis Kucing (Orthosiphon spp.)

Tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan tanaman yang cukup penting di dalam mengatasi beberapa penyakit terutama yang berhubungan dengan batu ginjal karena mengandung bahan aktif bersifat anti radang dan memperlancar air seni. 

Berdasarkan ilmu taksonomi, tatanama kumis kucing diklasifikasikan sebagai berikut. Divisi : Spermatophyta; Subdivisi : Angiospermae; Kelas : Dicotyledonae; Subkelas: Sympetable;Ord : Tubiflorae; Famili : Labitae (Lamiaceae); Genus : Orthosiphon; Spesies: Orthosiphon aristatus Mig; O. staminues Benth; O. grandiflorus Bold; O. Petiolaris; O. spicatus Backer; O. spiralis Marril; O. tementosus var glabratus; O. Thymiflorus; Nama dagang/Umum : Kumis Kucing; Nama simplisia : Orthosiphi herba (herba kumis kucing); Nama daerah. Sumatera (Melayu) : Kumis kucing, giri-giri marah; Jawa : Remujang, remujang; Sunda : Kumis kucing, jokot, singkir; Madura : Sesalaseyan, songkot koceng; Nama asing. Inggris : Java tea, kidney tea plant; Prancis : The de Java; Belanda : Katessnor; Cina : Maoxu cao; Philipina : Balbas pusa, Kabling gubal; Thailand : Yaanuat maeo; Vietnam : Raau mefo; Laos : Hnwad meew.

Deskripsi. Gambaran tanaman secara manual dapat dilihat dengan mata biasa, dengan bentuk-bentuk tanaman kumis kucing bisa dilihat berdasarkan bagian-bagian tanaman yaitu :

Akar. 

Berakar tunggang, bentuk bulat, berkayu dan bercabang-cabang, ujung percabangan ukurannya semakin mengecil, berwarna putih kekuningan, panjangnya bisa mencapai lebih dari 25 cm. 

Batang

Batangnya berbentuk persegi empat agak beralur, berwarna hijau keunguan dan berdiameter sekitar 1,5 cm, bercabang-cabang dan pada ruas-ruas batang bagian bawah keluar akar; 

Daun. 

Daun berbentuk bulat telur, lonjong, berwarna hijau, panjang < 10 cm dan lebar 3 - 5 cm. Tangkai berbentuk bulat, berwarna ungu kehijauan, atau hijau tergantung varietas. Posisi daun pada batang berhadapan dan selang-seling, tulang daun bercabang-cabang; 

Bunga. 

Bunga dibagi 2 yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk, bunga tunggal berbentuk bibir, mahkota berwarna putih atau putih keunguan. Bagian atas mahkota ditutupi rambut pendek berwarna putih keunguan. Ujung helai bunga berbentuk tumpul dan bundar. Benang sari mencuat keluar menyerupai kumis kucing, karena itu dikenal dengan nama kumis kucing, bunga majemuk keluar dari ujung percabangan, berwarna putih atau putih keunguan, panjang sekitar 7 - 29 cm dan ditutupi oleh rambut dengan panjang 1 - 6 mm, kelopak bunga berurat, pangkalnya berambut pendek dan jarang sedangkan di bagian teratas gundul; 

Biji. 

Biji kumis kucing yang masih muda berwarna putih kehitaman dan biji yang sudah tua berwarna cokelat kehitaman. Bentuk biji bulat lonjong, berukuran sekitar 1 - mm.