Mengenal Tanaman Legundi

Legundi (Vitex trifolia) merupakan pohon semak atau pohon kecil, tingginya kurang dari 5 m dan batangnya ditutupi oleh rambut-rambut lembut. Meski banyak khasiatnya, orang mengenal Legundi sebagai obat. Daunnya tersusun beraturan sepanjang batang dan biasanya majemuk, terdiri dari 3 selebaran linier yang berkisar antara 1 -12 cm. Permukaan atas daun berwarna hijau dan permukaan bawahnya berwarna hijau keabu-abuan. Bunganya tumbuh dalam malai atau kelompok hingga 18 cm panjangnya. Bunga individu berwarna ungu violet memiliki dua bibir mahkota selebar 5 mm. Benang sarinya berjumlah dua pasang dan ovarium nampak menonjol atau tumbuh melebihi mahkota. Buahnya berdaging sekitar 6 mm dan mengandung 4 biji hitam kecil. 

Kandungan: Buah dan daun Legundi mengandung senyawa golonganflavonoid, terpenoid, maupun sterol. 

Khasiat: Mempunyai efek farmakologi antara lain sebagai anti bakteri, anti jamur, insektisida, anti kanker, analgesik, obat asma, anti alergi maupun obat batuk. Akan tetapi, data-data toksisitas tanaman tersebut masih belum banyak dilaporkan. 

Tanaman legundi (Vitex trifolia) banyak tumbuh di semak belukar. Pada umumnya tumbuh liar di daerah hutan pohon jati, tepi jalan, pematang sawah, tak jarang digunakan sebagai tanaman pagar halaman. Tingginya kurang dari 6 meter dengan permukaan atas daun yang kehijauan dan agak keabuan di bagian permukaan bawah daunnya. Memiliki bunga yang berwarna ungu violet dan buahnya berdaging sekitar 6 mm, mengandung 4 biji hitam kecil. Tanaman ini banyak tumbuh di benua Australia dan Asia khususnya Asia Tenggara. Di Filipina dikenal dengan nama Hand of Mary atau Dangla, orang Vietnam mengenalnya dengan sebutanMajnkinh, sedangkan di Thailand disebut Khon Thiso. Sementara di Indonesia, legundi dikenal dengan berbagai nama seperti, Gendasari (Melayu), Lilogundi (Palembang), Langgundi (Padang), Lagundi (Sunda), Lengghundi (Madura), Galumi (Sumbawa), Sangari (Bima), Danuko (Kalimantan), Lanra (Makasar), Lawasani- Pala (Bugis), dan Ai Tuban (Ambon). Secara empiris, tanaman ini banyak digunakan untuk pengobatan tradisional dalam mengatasi macam- macam penyakit. 

Macam-macam Khasiat Legundi. 

Tanaman Legundi kaya akan manfaatnya, seluruh bagian tumbuhan dapat memberi khasiat.Akar tumbuhan misalnya, sering dimanfaatkan untuk pengobatan saat persalinan. Buah dan daun legundi mengandung senyawa flavanoid, tripenoid, dan sterol sebagai antioksidan. Bijinya sering digunakan untuk pengharum badan dan perawatan rambut. Buahnya dapat dimanfaatkan sebagai obat cacing. Sedangkan daunnya banyak dilaporkan untuk obat gatal, alergi, sakit perut, antipiretik, diuretik, analgesik, obat nyamuk, bahkan bersifat antikanker.

Menurut referensi, beberapa negara di Asia Tenggara memanfaatkan legundi secara berbeda- beda. Misalnya di Malaysia, legundi dipandang sebagai obat mujarab mulai dari sakit kepala hingga tuberkulosis (TBC). Di Thailand, legundi dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit asma, wasir, dan hati. Sedangkan masyarakat Vietnam menggunakan legundi untuk pengobatan mata berair dan sakit kepala. Review penelitian dari Universitas Gadjah Mada menyebutkan legundi bersama kencur dan kunyit ampuh untuk mengobati batuk dan demam. Dalam Journal Etnopharmacology disebutkan bahwa ekstrak daun legundi bersifat anti alergi, karena mampu menghambat pengeluaran histamin, pemicu alergi dari sel mast. Uji klinis tumbuhan legundi yang dilakukan peneliti dari Universitas Gajah Mada menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun legundi dan temulawak signfikan menurunkan Imunoglobulin E sebagai salah satu penanda alergi.