Upaya Konservasi Air Dalam Mendukung Kemandirian Pangan Pulau-Pulau Kecil

Upaya Konservasi Air Dalam Mendukung Kemandirian Pangan Pulau-Pulau Kecil

Penyediaan areal tangkapan air untuk menahan laju aliran air ke laut penting untuk diupayakan selain dapat menahan laju aliran air permukaan juga dapat menambah cadangan air bawah tanah dan mendukung kehidupan tanaman. Perbaikan tangkapan ini dapat dilakukan dengan penurunan kemiringan lereng ataupun membuat cekungan-cekungan penampung air permukaan, baik berupa situ, embung, cekdam ataypun bending. Adanya tekanan aliran air bawah permukaan tanah dapat menahan interusi air laut yang banyak masuk pada daerah dataran di kaki-kaki bukit/pinggir-pinggir pantai.

Dengan penampungan air permukaan di kawasan pulau-pulau kecil diharapkan dapat berfungsi:
  • Menyimpan aliran permukaan air (runoff) untuk mengurangi resiko banjir pada lereng bawahnya.
  • Memperbaiki kualitas air permukaan melalui filtrasi
  • Memperkuat cadangan air bawah tanah
  • Memperkuat ket budidaya tersediaan air tanah
  • Mendukung pengembangan budidaya tanaman pangan berakar.
Posisi penempatan tamping air permukaan ini dapat ditempatkan pada cekungan-cekungan mikro pada lereng yang memiliki kapasitas yang sesuai. Dapat juga dilakukan pembuatan tampung air khusus untuk menurunkan kemiringan lereng dengan memanfaatkan tanah gusuran yang diratakan serta dapat meningkatkan ketebalan tanah lapisan atas dengan menambahkan tanah disekitarnya.

Pada wilayah kepulauan kecil yang memiliki deposit bahan galian/tambang seperti: batubara, emas, nikel, yang bernilai ekonomi tinggi sebaiknya ditambang secara terbuka. Memlalui pendekatan ini masyarakat pulau-pulau kecil dapat memanfaatkan kolong-kolong sisa penambangan sebagai areal tamping air di kawasan tersebut. Tanah penutup gususran penambangan dapat dimanfaatkan untuk meratakan lahan disekitarnya sehingga dapat meningkatkan resapan air dan menurunkan kelerengan air. Aliran permukaan dan erosi tanah dapat ditekan. Tanah lapisan atas (top soil) dapat ditutupkan kembali pada tanah di sekitarnya, sehingga dapat meningkatkan ketebalan tanah lapisan atas dan meningkatkan kesuburan tanah untuk tanaman.

Sumber : cybex.deptan.go.id