Alternatif Menjual Susu Segar

Jika harga jual susu tetap rendah, selamanya peternak sapi perah tidak akan maju. Alasannya , semakin lama harga pakan dan biaya operasional lain di peternakan semakin meningkat. Tentunya sulit bagi peternak untuk meningkatkan kualitas susu yang dihasilkannya jika harga jual susunya rendah atau tidak sesuai dengan kualitasnya.

Saat sekarang banyak peternak sapi perah yang kreatif menembus berbagai pasar untuk menawarkan susu yang dihasilkan di peternaknnya dengan harga jual yang lebih baik. Sebagian peternak dengan menjual susu segar atau produk hasil olahan susu langsung ke konsumen akhir dengan berbagai teknik promosi dan pemaaran yang terbukti cukup ampuh. Didukung oleh berbagai saluran pemasaran yang tepat, diharapkan peternak sapi perah dapat semakin mandiri dalam menjual produk utama dari peternakannya dan dapat semakin berkembang tanpa harus bergantung kepada pihak lain. Beberapa cara yang sudah dilakukan peternak sapi perah untuk menjual produknya melalui berbagai pasar alaternatif sebagai berikut .

1. Menjual Susu Segar ke Konsumen Akhir

Sebagian peternak saat ini menjual susu segar langsung ke konsumen akhir yang mayoritas adalah rumah tangga. Baik berupa susu segar yang sama sekali belum diproses, susu pasteurisasi, maupun susu Ultra High Treatment (UHT). Harga jualnya per liter mencapai dua kali lipat harga biasanya. Sebagai contoh, jika harga jual biasanya hanya sekitar Rp. 3.000/ liter, menjual langsung ke konsumen akhir dapat mencapai Rp. 6.000 - Rp. 12.000 per liter. Harga itu belum termasuk biaya pengiriman jika susu diantar. melalui saluran pemasaran seperti ini peternak dapat meningkatkan keuntungan usaha. Satu peternakan dapat mendistribusikan puluhan hingga ratusan liter susu segar per hari dengan menjual langsung ke konsumen akhir.

Agar pemasaran seperti ini dapat terus berlangsung, sebaiknya peternak memiliki standar kualitas susu yang dijual sehingga tidak merugikan dan membuat kapok konsumen. Pelayanan juga harus selalu dijaga dan ditingkatkan sehingga pelanggan puas. Seperti ketepatan mengirimkan susu. Jangan ketinggalan menjaga kualitas dan mempercantik tampilan wadah atau kemasan agar senantiasa menarik. Jalankan juga aktivitas promosi seperti penyebaran brosur ke daerah potensi yang masyarakatnya banyak mengkonsumsi susu, berikan juga bonus kepada pelanggan untuk meningkatkan jumlah pelanggan dan menjaga loyalitas pelanggan.

2. Menjual Susu Segar ke Usaha Pengolahan Susu Swasta.

Pasar alternatif lain yang dapat ditempuh peternak untuk memasarkan susunya adalah usaha pengolahan susu swasta yang mulai bermunculan , Usaha pengolahan.susu swasta akan menjual susu segar dari peternak setelah dijadikan susu pasteurisasi, UHT,Yogurt, atau produk turunan susu lainnya.

Pembeli seperti ini biasanya membeli susu dengan harga cukup tinggi. Karena kenyataan, harga jual ke pasar swasta dapat 10 % lebih tinggi daripada pemasaran umumnya. Keuntungan lain, ada keterbukaan dalam system pembelian berdasarkan kualitas susu. Usaha pengolahan susu swasta juga biasanya membeli susu segar dalam jumlah cukup banyak, ada yang mencapai ratusan hingga ribuan liter per hari. Selain harga yang lebih tinggi , kontinuitas permintaaan juga menjadi salah satu pertimbangan ..

Peternakan sapi perah yang hanya memproduksi susu puluhan hingga ratusan liter susu per hari tetap dapat menyalurkan susu ke usaha pengolahan susu swasta melalui koperasi lyang bekerja sama dengan usaha pengolaha susu swasta. Kemudian pihak usaha pengolahan susu swasta mengambil susu dari pihak koperasi. Harga jual susu dari peternak biasanya lebih tinggi jika dibeli koperasi yang bekerjasama dengan usaha pengolahan susu swasta.

Kemunculan industri swasta penyerapan susu segar dirasakan peternak sapi perah sebagai salah satu harapan untuk mendapatkan harga jual sesuai kualitas susu yang dihasilkan.

3. Pelanggan Datang ke Peternakan

Tujuannya sama seperti pada jalur pemasaran yang pertama, tetapi dengan cara yang lebih menarik. Konsumen yang datang ke peternakan untuk sekadar membeli susu dibuat merasa nyaman dan terhibur dengan adanya lokasi wisata agrobisnis. Lokasi wisata ini menggunakan peternakan yang sudah ada sehingga dapat menarik pembeli datang. Baik untuk membeli susu segar, aneka makanan dan minuman hasil olahan susu, sampai datang hanya untuk menikmati suasana khas peternakan. Tidak hanya itu, pengunjung yang datang pun dapat menikmati pengalaman beternak sapi perah dengan dapat memerah sapi dan mendapatkan pengetahuan mengenai beternak sapi perah. Dapat juaga di buat paket penjualan bersama Paket Wisata yang dijual. Pada perkembangannya, usaha ini dapat diarahkan untuk berjualan di restoran atau rumah makan yang menyajikan menu utama hasil olahan susu.

Sumber bacaan : Buku PintarBeternak & Bisnias Sapi Perah, Erif Syarif dan Bagus H 2011.