Manajemen Karyawan Pada Usaha Sapi Perah

Manajemen Karyawan pada Usaha Sapi Perah

Selain manajemen modal, manajemen produksi, manajemen pakan ,manajemen kesehatan ternak, ,yang telah dijelaskan sebelumnya ada manajemen yang tidak kalah pentingnya yaitu manajemen karyawan.

Untuk memelihara sapi perah diperlukan karyawan yang rajin, ulet, pekerja keras, bertanggung jawab, dan jujur. Keberhasilan usaha peternakan pasti juga didukung kualitas pekerjanya. Karyawan yang rajin, telaten dan jujur akan meningkatkan produktivitas peternakan.

Karyawan yang belum pernah menangani usaha peternakan khususnya sapi perah dapat diberi bimbingan terlebih dahulu, baik oleh pemilik langsung maupun karyawan lain yang sudah berpengalaman. Pada umumnya kinerja dan kecocokan karyawan bekerja di peternakan dapat terlihat setelah sekitar tiga bulan bekerja.

Suatu usaha peternakan akan berhasil dengan baik diperlukan suatu kinerja dari para karyawan yang juga baik, untuk itu manajemen karyawan menjadi satu poin yang penting keberhasilan usaha peternakan sapi perah. Seperti halnya.

Pembagian Kerja

Sistim pembagian pekerjaaan di peternakan yang cukup besar dapat menggunakan sistim perawatan paket yaitu dua pengurus kandang bertugas merawat 8 - 9 ekor sapi secara bergantian. Pengurus kandang bertugas mengurus segala macam perawatan terhadap beberapa ekor sapi setiap harinya. Sebagai contoh, pegawai A bekerja pada pagi dan sore hari. Sementara itu , pegawai B bekerja pada siang hari setiap harinya..

Menggunakan sistem ini lebih mudah untuk memantau kinerja pengurus kandang dengan melihat performan dan hasil dari sapi yang dirawat masing-masing pengurus kandang.

Operasional Harian Kandang

.Setiap pengurus kandang mulai bekerja sejak pukul 05.00 pagi. Diawalii dengan memandikan sapi hingga pukul 06.00. Setelah memandikan sapi, dilanjutkan kegiatan memberi pakan complete feed kepada sapi dan memerah susunya. Setelah susu diperah, sapi diberikan pakan rumput. Biasanya, memerah susu dimulai sekitar pukul 06.15 hingga pukul 06.45 untuk enam ekor sapi. Jika memerah delapan ekor sapi , biasanya hingga piukul 07.00.

Setelah memerah pukul 7.00, pengurus kandang beristirahat hinggal pukul 08.00. Kegiatan dilanjutkan pada pukul 08.00 yaitu mengambil pakan rumput hingga pukul 12.00. Kemudian, pengurus kandang beristirahat hingga pukul 16.00.

Pukul 12.00 - 13.00, kegiatan membersihkan kandang dan memberikan pakan sapi perah masa produksi dilakukan oleh pengurus kandang yang berbeda. Pukul 16.00 17.30, pengurus kandang pagi hari kembali bekerja untuk memerah susu dan memberi pakan sapi perah.

Pembayaran Upah

Pembayaran upah pengurus kandang pada umumnya berupa uang dengan jumlah yang sesuai dengan beban kerja dan kinerjanya. Alternatif upah dapat dilakukan dengan memberikan uang sekaligus berupa Sembilan hahan pokok (sembako).

Selain upah, pengurus kandang juga dapat diberi bonus, seperti THR dan susu setiap tahun saat hara raya. Bonus lain yang diberikan kepada pengurus kandang adalah anak sapi jantan yang diberikan setiap dua tahun sekali.Dan Bonus-bonus lainnya. Pemberian upah dan bonus tergantung dari besar kecilnya usaha peternakan dan kebijakan pemillik usahanya dalam mensejahterakan karyawannya.

Sumber bacaan : Buku Pintar Beternak & Bisnias Sapi Perah, Erif Syarif dan Bagus H 2011.