Tanaman Pacing (Costus speciosus SMITH)

Tanaman Pacing (Costus speciosus SMITH)

Tanaman Pacing (Costus speciosus SMITH) atau disebut juga dengan Coctus sericeous BI merupakan tanaman yang dapat berkhasiat sebagai obat. Rimpang Costus specionus dapat dimanfaatkan untuk urus-urus, obat kencing nanah, obat sipilis, obat trachoma dan bahan baku kontrasepsi. Sedangkan herba tanaman pacing dapat digunakan sebagai obat disentri dan obat luka bekas gigitan serangga. 

Klasifikasi

Tanaman Pacing ( Coctus speciosus SMITH) termasuk dalam divisi Spermatophyta, Sub divisi Angiosper, Kelas Monocotyledonae, Bangsa Zingiberales, Suku Zingiberaceae, Marga Coctus dan Jenis Coctus speciosus Smith.

Nama daerah

Coctus spesiosus SMITH yang dikenal dengan nama dagang Pacing, di beberapa daerah di Indonesia memiliki nama daerah yang berbeda-beda. Di Sumatera dikenal tiga macam nama, yaitu di daeah Batak dikenal dengan Tabar-tabar, di Bangka dikenal dengan nama Kelacing, dan di Melayu dikenal dengan nama Galoba utan.

Di daerah Jawa, Pacing dikenal dengan dua macam nama yaitu di Jawa Tengah dan di Sunda dikenal dengan nama Pacing, sedangkan di Madura dikenal dengan nama Binto.

Di daerah Sulawesi, tanaman pacing juga dikenal dengan tiga macam nama yaitu di Minahasa dikenal dengan nama Lingkuas in talun, di Makasar dikenal dengan nama Tampung tawara, dan di Bugis dikenal dengan nama Tepu Tawa.

Di daerah Maluku tanaman pacing dikenal dengan dua macam nama, yaitu di Ternate dikenal dengan nama Muri-muri dan di Ambon dikenal dengan nama Tubu-tubu.

Diskripsi

Tanaman pacing tumbuh tegak dengan tinggi ±2 meter. Batang pacing permukaannya licin dan lunak namun kuat. Batangnya berwarna hijau keunguan, beruas-ruas serta tertutup pelepah daun.

Daun pacing adalah daun tunggal, lancet memanjang. Ujung daun meruncing dan pangkal daun tumpul. Tepi daun rata mengkilat, dan permukaan bawah berbulu lembut. Panjang daun antara 11-28 cm, sedangkan lebar daun 8-11 cm. Tangkai daun pendek, berwarna keunguan, dan duduk melingkar pada batang. Pertulangan atas beralur dan berwarna hijau.

Bunga pacing adalah bunga majemuk, berbentuk bulir. Terdapat daun pelindung yang berbentuk bulat telur, dengan ujung runcing. Mahkota bunga berbentuk tabung degan panjang ± 1 cm dan diameter ± 5 mm. Panjang Benang sari ± 6 cm, ujung runcing , dan berwarna hijau. Putik berwarna putih, tersembunyi di atas kepala sari . 

Buah pacing berwarna merah. Bentuk buah pacing ada yang kotak dan ada yang bulat telur. 

Biji pacing berukuran kecil, diameter hanya ± 2 mm. Biji ini berwarna hitam dan keras.

Akar pacing merupakan akar serabut, berwarna putih atau kuning kotor.

Kandungan Kimia

Daun, batang dan rimpang tanaman pacing mengandung bahan kimia yang dapat berkhasiat sebagai obat. Daun Costus speciosus mengandung saponin, flavonoida, dan tanin. Batangnya mengandung saponin, flavonoida dan tanin. Rimpangnya mengandung saponin, flavonoida, tanin dan alkaloida. Bunganya mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Khasiat

Rimpang Coctus specious berkhasiat sebagai urus-urus, obat kencing nanah, abat sipilis, obat trachoma dan bahan baku kontrasepsi. Herbanya seagai obat disentri dan obat luka bekas gigitan serangga.

Cara pengobatan: Untuk urus-urus, dipakai ± 4 gram rimpang segar Castus speciosus, dicuci, dan dipotong kecil-kecil. Selanjutnya direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, kemudian didinginkan dan disaring. Hasil saringan selanjutnya sudah siap untuk diminum. Cara minum hasil saringan tersebut yaitu sekaligus diminum.

Sumber: Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia. Pengarang: H.M. Hembing Wijayakusuma, Agustinus Setiawan Wirian, Thomas Yaputra, Setiawan Dalimartha, Bambang Wibowo, Pustaka Kartini . 1993.