Beberapa Penyakit Pada Kuda (Lanjutan 2)

Beberapa kasus kejadian yang menyebabkan gangguan pada kaki ternak kuda diantaranya adalah :


Sidebone

Sidebone adalah merupakan gangguan umum pada berbagai bangsa kuda, kecuali pada bangsa Throughbred. Dapat terjadi kepincangan. Lebih umum terjadi pada kaki depan yang meliputi osifikasi tulang rawan lateral tepat di atas dan ke arah bagian belakang koronet. Pertumbuhan tersebut terjadi pada salah satu atau kedua sisi kaki.

Penyebabnya Kemungkinan adalah adanya trauma pada tulang rawan . Sepatu yang buruk atau potongn-potongan kawat juga dapat menjadi penyebabnya. Gangguan ini seringkali tidak mengakibatkan kepincangan ; tetapi bersamaan dengan pergerakan kaki dapat timbul maslah katena terjadinya pembentukan tulang masif.

Penimbunan tulang yang terjadi persis diatas Koronet pada masing-masing sisi kaki depan, merupakan karakteristik dari kelainan sidebone.

Pengobatan, bila sidebone betul-betul merupakan penyebab pincang dengan pemberian kompres air dingin untuk meringankan sementara. Pemberian sepatu yang cocok dapat memperbaiki keadaan.

Splints

Splints adalah tumbuhnya semacam tulang baru pada tulang cannon, biasanya di sebelah dalam dan pada kaki bagian depan. Apabila ditemukan pada kaki belakang, biasanya di luar cannon.

Kondisi ini biasanya berkaitan dengan latihan atau pekerjaaan yang berat, kekurangan gizi, atau konformasi yang kkurang serasi pada kuda-kuda muda yang berumur di bawah dua tahun. Kuda-kuda yang berumur tida atau empat tahun kadang-kadang terserang. Trauma karena terpeleset, lari, jatuh atau meloncat dapat merupakan trauma awal yang menyebabkan timbulnya osifikasi. Dalam kasus-kasus yang ringan, kuda tidak nampak pincang pada saat berjalan. Pada gaya berjalan lainnya timbul masalah meskipun kondisi tersebut tidak selalu menyebabkan penyakit pada kaki, Biasanya dengan 30 hari istirahat akan dapat disembuhkan tetapi beberapa peternak kuda melakukan usaha mmpercepat penyembuhan dengan perawatann panas dan dingin pada tungkai yang terserang, dan kemudian sebuah kantung antiplogistik diberikan untuk mengurangi pembengkakan. Pembakaran dan blistering telah dicoba dengan hasil yang baik, tetapi umumnya hal ini dianggap tidak perlu karena istirahat pada akhirnya akan dapat juga melenyapkan gejala.

Stringhalt.

Stringhalt adalah merupakan gajala fleksi involunter pada kaki belakang, terutama sewaktu kuda dibawa berjalan mundur. Kaki tertarik ke arah abdomen dan bisa memukul dinding abdomal.

Penyebabnya tidak diketahui dengan pasti tetapi diperkirakan bahwa penyakit-penyakit yang berhubungan dengan syarat, degenerasi syaraf, dan /atau gangguan urat syaraf tulang belakang dapat merupakan fase awal dari timbulnya masalah.

Perbedaan adalah satu-satunya pengobatan dengan pembuangan bagian tendon yang melintasi permukaan lateral sendi hock

Throughpin

Throughpin adalah pembengkakan yang sulit dibedakan dengan bog spavin. Ditemukan pada jaringan hock dan dapat dibedakan melalui pergerakannya dengan bantuan tekanan jari ke sisi yang berlawanan.

Kondisinya tidak serius, dan pengobatan dapat dilakukan dengan linament dan pemijatan dapat mengurangi pembengkakan. Meskipun demikian pembersihan dan suntikan kortikoid adalah pengobatan yang paling efektif.

Thrush

Thrush adalah degenerasi pada bagian Frog pada kaki yang disebabkan sanitasi yang buruk. Paling banyak ditemukan pada kaki belakang. Tanda pertama adalah munculnya bau yang sangat menusuk hidung.

Pengobatan dilakukan dengan membuang bagian frog yang terinfeksi, sanitasi dan pemakaian antiseptik. Banyak obat thrush yang digunakan oleh peternak kkuda, diantaranya adalah yodium, formalin, kreolin dan asam karbolat.

Wind-Puffs (Windgall)

Gumpalan atau Windgall adalah pembengkakan bursa (kantung cairan) yang tidak berbahaya. Bursa yang berada di atas sendi pastern kaki depan dan belakanglah yang diserang. Tidak ada panas atau rasa sakit yang ditimbulkannya.

Penyakit ini disebabkan oleh karena kuda bekerja pada permukaan tanah yang keras, pacuan dan lain-lain. Penyakit ini umum pada kkuda pekerja berat khususnya pada tanah yang kasar. Pengobatan 

Dapat dengan kompres dingin dan bahan-bahan blistering. Linament dan pemijatan mungkin juga memberikan hasil efektif.

Sumber bacaan : Ilmu Peternakan . Fapet. UNDIP