Peluang Usaha Budidaya Itik

Kegiatan pemeliharaan itik diperdesaan umumnya dilakukan secara turun temurun. Dengan tujuan usaha yang tidak begitu jelas dan hanya berharap itik bisa bertelur. Perjalanan waktu dan perubahan paradigma kuliner menikmati olahan daging itik dapat menjadi peluang bagi petani peternak itik untuk mengembangkan budidaya itik dalam berbagai macam tujuan usaha. Tawaran pasti yang saat ini diminta pasar tersedianya daging itik untuk pasokan bahan baku aneka olahan kuliner itik. Beragam jenis kegiatan budidaya itik dapat menjadi alternatif pilihan usahatani.yang dapat ditekuni keluarga tani. Usahatani pertama yang dapat menjadi alternatif pilihan budidaya itik petelur, pilihan kedua budidaya itik pedaging, alternatif pilihan ketiga budidaya. bibit itik..Pilihan alternatif yang akan ditekuni tentunya sangat tergantung pada peluang pasar yang ada disekitar keberadaan keluarga petani.


1. Budidaya itik petelur

Usahatani budidaya itik penghasil telur tersedia dua alternatif pilihan yang dapat ditekuni yaitu sebagai penghasil telur itik konsumsi dan penghasil telur itik tetas. Dan tentunya kedua jenis budidaya itik penghasil telur ini berbeda perlakuan meskipun sama sama menghasilkan telur itik

a. Budidaya itik penghasil telur konsumsi

Merupakan kegiatan usahatani itik yang umumnya dilakukan oleh petani diperdesaan. Itik dibudidayakan secara tradisional diumbar, digembalakan atau dikandangkan tanpa diperlukan itik pejantan. Budidaya yang dianjurkan pada usahatani itik petelur konsumsi dengan membudayakan itik secara intensif yaitu kehidupan itik berada didalam kandang secara terus menerus yang dikenal sebagai kandang batterai.Target utama yang diharapkan dapat menghasilkan produksi telur konsumsi. Awal usaha budidaya itik konsumsi dapat menggunakan bibit itik DOD ( Day Old Duck ), bibit itik dara siap telur atau induk itik petelur. Pilihan mana tentu semuanya sangat tergantung pada eklonomi keuangan dan pengalaman dalam berbudidaya itik.

b. Budidaya itik penghasil telur tetas

Konsekuensi usahatani telur itik tetas, harus tersedia itik pejantan dalam jumlah yang cukup. Artinya perbandingan itik jantan dan itik betina harus diperhitungkan, secara teoritis idealnya perbandingan 1 itik pejantan maksimum untuk 8 - 10 itik betina dalam kelompok yang tidak terlalu besar (40 - 50 ekor/petak kandang).. Pola usahatani telur itik tetas dianjurkan kehidupan itik berada didalam kandang umbaran artinya itik dibudidayakan dalam kandang berpagar dengan sistem basah maupun kering. Sistem budidaya basah pada halaman kandang umbaran di berikan tempat bermain itik berupa kolam untuk berenang itik sedangkan pada sistem kering merupakan budidaya itik tanpa air Selain pola budidaya dengan kandang kelompok atau kandang umbaran, usaha telur itik tetas juga dapat dikelola dengan kandang batterai. Konsekuensi yang harus dilakukan dengan melakukan kawin suntik pada itik yang dikenal sebagai IB itik

2. Budidaya itik pedaging

Kegiatan usaha itik pedaging dapt berasal dari itik jantan type petelur, itik afkir petelur, itik tiktok dan entok. Masing masing jenis budidaya itik mempunyai kriteria . 

a. Itik jantan type petelur

Merupakan jenis itik lokal jantan yang tidak digunakan untuk tujuan produksi telur. Itik ini memiliki sifat pertumbuhan yang lambat tetapi mampu tumbuh pada kondisi pakan yang baik yaitu pakan yang ada di sekitarnya. Bobot potong berkisar antara 1,2 sampai dengan 1,5 kg, dengan masa pemeliharaan 3 bulan.

b. Itik afkir petelur

Merupakan itik hasil seleksi ayam petelur yang tidak mampu lagi berproduksi telur dengan baik..Pada masa akhir produksi itik petelur betina bobot badan mencapai 2 kg atau lebih yang dapat dimanfaatkan seagaib itik potong.

c. Itik tiktok

Merupakan hasil persilangan antaraitik betina dan entog jantan. Anak yang dihasilkan mandul sehingga cocok untuk digunakan sebagai itik potong.

d. Entok

Pertumbuhan badannya relatif cepat dengan masa pertumbuhan yang pa njang. Berat badan entog dapat mencapai 2 - 3 kg dan memiliki otot dada yang lebih lebar dan tebal, sehingga banyak dagingnya. Cocok dibudayakan sebagai itik pedaging

3. Budidaya bibit itik

Pilihan kegiatan usahatani yang dapat ditekuni terdiri dari penghasil DOD, penghasil itik dara siap telur, penghasil induk itik petelur dan penghasil itik pejantan. 

a. Penghasil itik DOD

Kegiatan usahatani di bidang penetasan telur itik yang dapat dilakukan secara tradisional menggunakan itik alami atau menggunakan mesin tetas.

b. Penghasil itik dara siap telur

Kegiatan usahatani itik yang hanya berfokus pada itik betina dara yang memenuhi persyaratan sebagai petelur. Budidaya itik dara siap telur dapat dilakukan mulai dari masa DOD sampai itik umur 20 minggu atau budiaya itik rumur 8 - 20 minggu. 

c. Penghasil induk itik petelur

Kegiatan usahatani itik betina dengan konsentrasi fokus usaha pada itik betina yang memenuhi persyaratan sebagai petelur Kegiatan budidaya dapat dilakukan mulai umur itik mencapai 20 minggu keatas atau memulai berbudidaya mulai DOD sampai itik berumur 20 minggu keatas

d. Penghasil itik pejantan

Kegiatan usaha yang berkonsentrasi pada fokus itik jantan dengan kegiatan usaha sebagai penyedia itik jantan untuk pejantan atau itik jantan yang dimanfaatkan sebagai pedaging.


Sumber : 
  • Beternak Itik tanpa air, Agro media Pustaka, 2002
  • Elang llik Martawijaya, Eko Martanto, Netti Tinaprillia. Panduan Beternak Itik Petelur Secara Intensif, Agro Media Pustaka, 2005
  • Panduan Budidaya Dan Usaha Ternak Itik, Balai Penelitian Ternak CiawiBogor , 2010