Pemurnian dan Panen Entres Karet

Pemurnian dan Panen Entres Karet

Pemurnian Entres

Dilakukan untuk mendapatkan pertanaman yang seragam dan benar menurut jenis klonnya, pemurnian segera dilakukan tahun pertama sebelum entres dimanfaatkan untuk perbanyakan bibit dan dilakukan pada sat tanaman berpayung dua atau tiga dengan berpedoman pada ciri dan diskripsi klon pada tanaman muda. Pemurnian klon dilakukan dengan pengamatan individual. Dalam pemurnian menetapkan pohon-pohon yang harus dibuang, karena ; klonnya berbeda pada petak tersebut, tanaman semaian yang tumbuh bukan dari mata okulasi, tunas tumbuh tepat pada perbatasan batang bawah dan atas sehingga meragukan, tanaman kerdil dan tanaman yang terdapat gejala serangan jamur akar putih. Tanaman yang tersebut diatas harus diberi tanda dan segera dibuang selanjutnya diganti dengan klon pada petak bersangkutan.


Peremajaan entres

Dilakukan sebagai akibat pemotongan terus menerus, sehingga kebun entres mengalami kemunduran morpologi maupun juvenilitas atau kemudaan. Untuk mendapatkan kebun entres berkualitas baik, maka kebun entres hanya di gunakan selama 8 - 10 tahun, setelah itu harus dibongkar.

Pemanenan dan pengiriman entres

Pemanenan entres dilakukan dengan cara memotong serong, pemotongan pertama dilakukan pada ketinggian 30 cm dari pertautan okulasi, bekas potongan diberi TB 192. Tunas dipeliahara 2 buah setiap batang, untuk pemanenan berikut pemotongan 10 cm dari percabangan entres, batang entres yang tidak terpakai sebaiknya dipotong agar pertumbuhan seragam dan di panen tahun berikut. 

Umur dan kriteria pemanenan disesuaikan dengan teknik okulasi yang akan digunakan, pemanenan yang terdiri atas berbagai klon maka setiap klon harus dipisahkan untuk menjaga kemurnian saat okulasi, membedakan klon kayu okulasi bagian bawah diberi cat melingkar sesuai warna yang diinginkan pada tiap klon. Pengupiran dilakukan seminggu sebelum pemanenan entres dengan memangkas daun yang ada pada batang yang akan digunakan, demikian juga puncaknya dipotong (topping). 

Pengepakan dan pengiriman entres, pengiriman entres jarak jauh harus diperlakukan khusus agar terjaga kesegarannya, kayu entres coklat dipotong ukuran 1 meter sedangkan kayu entres hijau dan dini dipotong sepanjang 40 cm, kedua ujung bekas pemotongan dicelup dalam lilin cair diberi tanda klon dan dibungkus dalam gedebog pisang, ditempat tujuan entres yang belum digunakan tetap dipertahankan dan ditempatkan dalam pada tempat teduh, lilin pada ujung bawah kayu entres dihilangkan kemudian direndam dalam ember berisi air setinggi 10 cm. Pengiriman entres jarak pendek pengangkutan cukup dengan gedebog pisang/karung goni basah, sedangkan jarak jauh dikemas dengan kotak kayu. 

Dalam proses pengiriman, entres hijau masih bertahan 1 - 2 hari sedangkan entres coklat bertahan 3 - 5 hari, untuk mengurangi kerusakan dalam pengiriman perlu dilakukan langkah-langkah : Siapkan kotak kayu 60 cm x 40 cm x 40 cm, Entres yang telah dipotong ujungnya segera dicelup dalam lilin cair, Siapkan serbuk gergaji yang telah dibasahi air dan di peras sampai tidak mengeluarkan tetsan air lagi, Bagian bawah peti kayu ditaburi serbuk gergaji kurang lebih setebal 2 cm, Entres disusun diatasnya dengan jarak 1 cm antar entres, setelah tersusun bagian atas susunan entres ditaburi serbuk gergaji lagi setebal 2 cm, Entres kemudian disusun lagi sampai peti penuh, Ditempat tujuan peti ditempatkan dalam situasi lembab dengan tutup peti terbuka.

Potensi produksi kayu entres dan mata okulasi tahun I - IV ; Untuk tahun pertama ; tinggi pohon 1,5 meter, mata okolasi per hektar 12.000, jumlah mata okulasi yang dihasilkan 120.000; untuk tahun ke II, III, IV dan seterusnya; tinggi pohon 3 meter, mata okolasi per hektar 12.000, jumlah mata okulasi yang dihasilkan 240.000.