Rumput Teki (Cyperus rotundus L) Sebagai Obat

Tanaman teki termasuk Famili Cyperaceae dengan nama lain Cyperaceae curvatus Llannos, C hexastochyus rottb, C leptostachyus Griff, C madicans Fl Graec, C odoratus Osbeck, C tenuiflrus Royle. Nama daerah teki antara lain di Jawa: teki, tekan, motta; di Nusatenggara: karehawai; si Sulawesi: rukut teki wuta, bulili manggasa buai; di Maluku: rukut teki wuta.

Morphologi tanaman

Terna tanaman menahun dengan tinggi 15-95 cm, tumbuh liar ditempat terbuka atau sedikit terlindung dari sinar matahari di lapangan rumput, di pinggir jalan, di lahan terlantar, di tegalan atau di lahan pertanian yang tumbuh sebagai gulma yang sulit untuk dibarantas. Tanaman teki dapat hidup pada ketinggian 1-1.000 meter diatas permukaan laut yang tumbuh di berbagai jenis tanah.


Batang, tumpul dan tajam 

Daun, sebanyak 4-10 helai tumbuh pada pangkal batang dengan membentuk rozet akar dengan pelepah daun tertutup tanah. Helaian daun berbentuk pita, bertulang sejajar, tepi rata, permukaan atas berwarna hijau mengkilap dengan panjang 10-60 cm, lebar 2-6 mm.

Rimpang (umbi), menjalar, berbentuk kerucut yang besar pada pangkalnya, kadang-kadang melekuk,berambut halus, warnanya coklat atau coklat kehitaman, keras, wangi, panjang 1,5-4,5 cm dengan diameter 5-10 mm.

Bunga, berbentuk bulir dengan 3-10 bulir kecil yang mempunyai 8-25 bunga yang berkumpul berbentuk payung, warnanya kuning atau coklat kuning.

Buah, termasuk buah batu, kecil, bentuknya memanjang sampai bulat telur terbalik.

Kandungan Kimia

Teki mengandung 0,3-1% minyak yang isinya tergantung daerah tempat tumbuhnya tanaman. Di China mengandung cyperene dan patchoulenone, yang berasal dari Jepang bmengandung cyperol, cyperene I dan II, alfa-cyperone, cyperotundone dan cyperolone. Juga mengandung alkaloid, glikosida jantung dan flavonoid.

Sifat kimia dan efek farmalogis

Rasa teki pedas, sedikit pahit dan manis. Dapat menormalkan siklus haid (regulated menses, menghilangkan rasa sakit (analgetik). Merupakan obat untuk penyakit-penyakit pada wanita (gynecological disease).

Bagian yang digunakan sebagai obat adalah umbi (rimpang).

Khasiat

Teki berkhasiat untuk menghilangkan rasa sakit pada dada dan iga, menghilangkan rasa sakit pada waktu haid (dysmenorrhea), haid tidak teratur (irregular mensturation). Teki juga berkhasiat untuk menyembuhkan luka memar karena pukulan, gatal-gatal pada kulit, bisul, pendarahan dan keputihan, bengkak dan berkhasiat pula untuk mengatasi gangguan fungsi pencernaan seperti rasa mual, muntah, nyeri lambung dan perut.

Cara pemanfaatan sebagai obat

1. Obat bisul yaitu teki segar dicuci bersih lalu digiling halus dan ditempelkan ditempat yang sakit.

2. Obat bengkak yaitu dapat menggunakan tiga jari rimpang teki yang sudah dicuci bersih kemudian digiling halus, kemudian diseduh dengan ¾ cangkir air panas/suam-suam kuku kemudian disaring lalu diminum dengan madu sehari dua kali

3. Obat haid tidak teratur atau sakit pada waktu haid yaitu dengan 6-9 gram umbi yang digodok kemudian diminum.