Waktu Yang Baik Menjual dan Membeli Kambing dan Domba

Untuk mendapat keuntungan yang memadahi bagi peternak Kambing dan Domba serta meminimalkan kerugian maka diperlukan suatu strategis peternak kapan saatnya yang tepat untuk menjual atau membeli ternak Kambing atau Ternak Domba, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu


Saat yang tepat untuk menjual ternak

Ternak kambing - domba akan bertambah berat badannya dari hari ke hari sesuai dengan pakan yang diberikan dan jenis bibit yang digunakan. Tetapi pada suatu saat berat badan tersebut tidak akan bertambah lagi karena suda mencapai usia dewasa.

Ternak dapat dijual pada saat bobot badannya tidak bertambah lagi yaitu sekitar umur satu sampai satu setengah tahun,

Diusahakan tidak menjual ternak yang masih muda atau di bawah umur katena selain harganya akan rendah, kesempatan untuk memanfaatkan kecepatan pertumbuhann yang baik akan hilang.

Penjualan ternak dapat ditunda apabila beberapa saat lagi akan tiba hari raya. Tetapi harus juga diperhitungkan ongkos pemeliharaan tambahan selama penundaaan ini dengan kemungkinan naiknya harga ternak pada hari raya.

Penundaan penjualan ternak yang terlalu lama akan mengakibatkan kerugian, karena ongkos pemeliharaan berjalan terus sedangkan pertambahan bobot badan hamper tidak ada.

Harga jual ternak akan tinggi pada saat hari idul fitri untuk ternak jantan dan betina , selain itu pada saat hari idul adha khusus untuk ternak jantan.

Beberapa cara menjual ternak

Ternak kambing -domba dapat dijual oleh peternak melalui berbagai cara. Masing-masing cara memberikan keuntungan yang berbeda bergantung kepada banyak atau sedikitnya orang yang menangani penjualan.

Menjual langsung kepada pembellinya merupakan cara terbaik karena seluruh nilai jual akan diterima oleh peternak.

Menjual ternak melalui pasar ternak biasanya harus ditamah beberapa ongkos pemasaran lainnya selain membuang waktu yang dapat dimanfaatkan di sawah atau di lading.

Menjual melalui belantik pasar , harus menyisihkan sebagian penerimaan dari nilai jual untuk pedagang perantara di pasar.

Menjual melalui belantik desa, biasanya selain harus menuyisihkan nilai jual untuk pedagang perantara, juga harganya akan leabih rendah lagi karena masih diperlukan ongkos sampai ke pasar.

Menjual ternak karena harus membayar pinjaman uang, merupakan cara yang paling merugikan karena peernak melakukannya dengan terpaksa, harganya sudah ditetapkan jauh sebelumnya, dan beberapa perhitungan ongkos pemeliharaan tidak dapa dilakukan.

Saat yang baik untuk Membeli ternak

Usaha ternak kambing dan domba akan memberikan keuntungan, diawali dengan saaat yang baik untuk membeli ternak, sebaiknya jangan membeli ternak pada saat kebanyakan petani juga membeli ternak, karena harga menjadi tinggi dan mahal. Usahakan membeli ternak saat pembeli sedikit, sehingga jumlah ternak di pasar akan menjadi banyak dan harganya akan turun dan murah.

Tujuan membeli ternak kambing-domba selain sebagai bibit untuk dipelihara, dapat pula untuk mengganti ternak yang sudah tua atau sebagai usaha penggemukan. Gunakan dasar-dasar pemilihan bibiat ternak apabila ternak yang dibeli adalah untuk bibit, dan untuk penggemukan pilih ternak yang berumur kurang dari 1 tahun.

Usahakan membeli ternak langsung kepada pemiliknya. Hal ini selain memperpendek rantai pemasaran, sehingga asal usul ternak tersebut seperti keturunan tunggal, kembar dua atau kembar tiga.

Gunakan perhitungan ongkos pemeliharaan dan perkiraaan harga jual kemudian berdasarkan kondisi awal (berat badan ) ternak.

Sumber bacaan : Sukses Beternak Kambing dan Domba PUSLIBANGNAK 2006