Hama Lalat Putih

Lalat Putih (bamisia tabaci genn). Juga dikenal dengan kutu kebul.lalat dewasa mempunyai dua pasang sayap berwarna putih kekuning-kuningan dengan panjang 1 mm. Sayap tertutup lapisan tepung lilin berwarna putih. Memiliki mata berwarna merah. Lalat betina berukuran lebih besar dari lalat jantan. Hidup berkelompok dalam jumlah yang banyak. Jika betina bertelur, telurnya akan diletakan dibawah permukaan daun. jika tanaman yang tersentuh manusia, lalat ini akan berterbangan seperti kabut yang berwarna putih.

Gejala serangan lalat putih ditnadai dengan munculnya bergak netrotik pada daun akibat diisapnya cairan sel. Jika populasinya tinggi, tanaman yang terserang akan tumbuh kerdil, terjadi klorosis pada daun, serta daun mengecil dan menggulung ke atas. Selain itu, pembentukan bunga dan buah bisa terhenti secara tiba-tiba, sehingga buah yang dihasilkan tanaman menurun.

Hama Lalat Putih
Embun madub yang dikeluarkan lalat ini juga bisa menimbulkan jamur embun jelaga yang berwarna hitam. Lalat putih juga menjadi vektor virus TYLCV (tomato yellow leaf curl virus).

Cara mengatasi lalat putih sebagai berikut.

1. Cara hayati, yakni dengan menyebarkan musuh alami lalat putih dilahan penanaman. Musuh alami bisa berupa parasit encarsia sp. Ataupun predator Scymnus sp, Menochillus sp, dan amblyseius sp.

2. Kultur teknis, yakni dengan membersihkan gulma dilahan penanaman, melakukan rotasi tanaman, dan melakukan sistem tumpang sari dengan cabai atau tegetes.

3. Cara mekanis, yakni dengan mencabut dan membakar tanaman yang terserang, memasang perangkap buah yang berbahan aktif methyl eugenol, dan menanami pinggiran lahan dengan tanaman penghalang seperti jagung dan bunga matahari.

4. Cara kimiawi, yakni dengan melakukan penyemprotan pestisida jenis Insektisida, seperti Methamidophos 50% dengan dosis sesuai sengan yang tertera dalam kemasan. Pada sistem hidroponik, gunakan Curacron 500EC, Confidor 5WP, atau Pegasus 500SC.