Hama Nematoda Bisul Akar

Nematoda Bisul Akar atau bengkak akar (meloidogyne incognita korf.&Wh) berbentuk seperti cacing kecil dengan panjang 200-1.000 Ìm. Mulutnya memiliki stylet yang berbentuk seperti jarum runcing dan digunakan untuk menghisap zat makanan atau sel tanaman. Tubuh nematoda betina lebih besar daripada yang jantan. Sekali bertelur, nematoda betina bisa menghasilkan 100-500 butir. Telur-telur tersebut diletakan di permukaan akar.

Hama Nematoda ini menyerang akar, baik akar utama maupun akar cabang, sehingga akar membengkak. Pembengkakan akar terjadi karena nematoda muda yang baru menetas dimasukan kedalam ujung akar yang masih muda. Air liur dan kotoranya menyebabkan terjadinya pertambahan jumlah sel tanaman menjadi tidak normal (hyperplasia) dan sel-sel tersebut akhirnya terus membesar dan membengkak (hypertroph).


Kondisi ini menyebabkan tanaman sulit menyerap air dan unsur hara makro di dalam tanah. Akibatnya, tanaman mengalami klorosis, pertumbuhan terhambat, layu, buah mengecil dan swdikit, serta cepat menjadi tua. Serangan hama nematoda akar ini diperkirakan bisa mengurangi produksi hingga di atas 50%.

Untuk mengatasi nematoda bisul akar bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut.

1. Kultur Teknis, yakni dengan melakukan rotasi tanaman. Tanaman yang bisa digunakan berupa tagetes aptula atau tagetes erecta yang menghasilkan thiopen yang mampu mematikan nematoda. Selain itu, lakukan penyiangan dengan secara rutin, mengolah tanah dengan benar, memberikan pupuk kandang atau kompos, dan menanam varietas tomat tahan hama nematoda akar.

2. Cara Kimiawi, yakni dengan mengaplikasikan nematisida, misalnya seperti: Furadan 3G, atau Rugby 10G , dengan dosis sesuai petunjuk dalam kemasan.

3. Cara Mekanis, yakni dengan mencabut dan membakarnya agar tidak menularkan kepada tanaman yang masih sehat.