Hama Siput

Siput yang biasa menyerang tanaman ada dua jenis, yakni Achatina Fulica Bowd dan Parmarion Pupillaris Humb. Aghatina Fulica Bowd memiliki cangkang, sehingga akrab disebut dengan bekicot.

Sementara itu, sebagian Parmarion Pupillaris Humb memiliki cangkang yang berukuran kecil dan sebagian lainya tidak memiliki cangkang sama sekali, sehingga dari luar tampak setengah telanjang.

Kedua Hama Siput tersebut memiliki lapisan kitin yang terletak di bagian punggung, tubuhnya berwarna cokelat kekuningan atau cokelat ke abuan dan memiliki panjang 5 cm.
Umumnya, hama siput menyerang bibit atau tanaman tomat dewasa yang baru saja ditanam, terutama bagian daun dan batang.

Gejala yang muncul akibat serangan siput adalahtampilan tanaman yang penuh dengan bekas gigitan yang bergerigi. Biasanya, siput menyerang tanaman pada malam hari.

Untuk mengatasi siput bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut : 

1. Cara Mekanis, yakni dengan menangkap langsung hama siput ketika tengah beraksi di malam hari dan setelah itu di musnahkan dengan direndam dengan larutan garam atau dijadikan pakan itik.

2. Cara Kimiawi, yakni dengan menyemprotkan menggunakan pestisida jenis Moluskisida anti siput, seperti: Toxiput 5GR atau bisa juga dengan cara melakukan campuran dedak dan metaldehyde di sekitar tanaman.