Hama Tungau Merah

Tungau Merah (tetranychus cinnabarinus Boisd) berkaki 8 dengan panjang tubuh 0,3-0,5 mm. Tungau jantan berwarna kemerah-merahan dengan beberapa bercak kecil hitam. Namun, ada juga yang berwarna hijau kekuning-kuningan dengan beberapa bercak hitam, Tungau jantan lebih kecil dari pada tungau betina, Kaki dan mulut Tungau Merah berwarna putih transparan. Kepala menjadi satu dengan dada. Mulutnya mampu menusuk dan menhisap sel tanaman.

Selain itu, mulut juga menggigit dan menggergaji . telur tungau merah berukuran kecil dengan diameter 0,15 mm dan berwarna kuning pucat atau sedikit kemerahan.

Tungau Merah menyerang daun, sehingga daun nampak berbercak merah karat. Umumnya, serangan hama ini terjadi pada musim kemarau. Serangan yang hebat dapat membuat tanaman menjadi kerdil. Selain bercak merah karat, dibalik daun yang terserang akan tampak nyaman benang halus yang menjadi sarang tungau. Akibat serangan yang terus menerus, daun menjadi kering karena cairan selnya habis terhisap.

Tungau Merah bisa diatasi dengan cara sebagai berikut ini.

1. Kultur Teknis, yakni dengan melakukan penyiangan secara rutin, sehingga tungau tidak memiliki tempat berlindung. Cara lainya yaitu dengan menanam varietas tomat tahan hama tungau merah.

2. Cara hayati, yakni dengan menyebarkan musuh alami tungau merah, seperti thrips dan kumbang macan di sekitar lahan penanaman.

3. Cara Kimiawi, yakni dengan menyemprotkan menggunakan pestisida jenis Akarisida, misalnya seperti: Samite 135EC, juga dengan pengembusan tepung belerang.