Hama Ulat Buah

Ulat Buah (helicoverpa armigera hubn) memiliki daur hidup mirip ulat tanah, yakni telur-ulat-pupa-ngengat. Daur hidup ulat ini berkisar antara 52-58 hari. Ngengat dapat bertelur hingga 1.000 butir. Warna ualt bervariasi, mulai dari hijau, hijau kekuningan, hijau kecoklatan, dan coklat kehitaman. Tampilan ulat dari samping memiliki garis bergelombang yang memanjang dan berwarna lebih muda. Pada tubuhnya kelihatan banyak kutil dan berbulu. Panjang badan 1,5-2 cm.

Ulat Buah menyerang Daun, Bunga, dan Buah. Serangan pada buah dilakukan dengan membuat lubang pada buah dan masuk ke dalamnya. Ulat ini sering membuat lubang aecar berpindah-pindah dan buah yang sudah dilubangi menjadi cacat dan berwarna cokelat.

Hama Ulat Buah
Buah yang dilubangi juga bisa terkena infeksi, sehingga buah menjadi busuk lunak dan terjatuh ke tanah. Jika buah yang terserang dibuka terkadang ulat masih terdapat didalamnya. Seringkali larva ulat buah juga menyerang pucuk dan melubangi cabang.

Ulat Buah bisa di atasi dengan cara sebagai berikut :

1. Cara hayati, yakni dengan memanfaatkan musuh alami ulat buah. Musuh alami bisa berupa parasit, seperti trighograma chilonis, eriborus argenteopilosus, metarhizium anispliae, beauvirea bassiana, dan nuglear polyhedrosis virus (NPV). Bisa juga dari jenis predator, seperti mantidae, asetidae, dan vespidae. Selain itu, bisa juga dari jenis jamur seperti metarrhizium.

2. Cara mekanis, yakni dengan cara mengumpulkna telur dan ulat untuk kemudian dimusnahkan dengan cara dimatikan atau di bakar. Cara lainya adalah memetik buah yang telah terinfeksi dan menghancurkanya, membuat perangkap dengan memanfaatkan ketertarikan ngengat pada cahaya upltraviolet, serta senantiasa menjaga kebersihan lahan dari sisa-sisa tanaman dan rerumputan yang bisa menjadi tempat persembunyian ulat buah, seperti Mimosa invisa.

3. Kultur teknis, yakni dengan melakukan sistem tumpang sari, menggunakan varietas toleran, dan menanam tanaman perangkap, seperti togeter ercota di sekeliling tanaman.

4. Cara kimiawi, yakni dengan menyemprotkan menggunakan jenis Insektisida, seperti: Diazinon 60EC, Ludo 310EC, Prevathon 50SC atau Detacron 500EC, dengan dosis sesuai petunjuk dalam kemasan masing-masing pestisida.

Sekian dan terimakasih