Proses Pengambilan Nira (Penyadapan)

Pengambilan nira (penyadapan) dapat dilakukan terhadap kelapa hibrida pada umur 4 tahun, dan kelapa dalam pada umur 8 tahun. Pohon kelapa bisa disadap bila telah menghasilkan tiga tandan bunga dengan panjang tandan yang termuda telah mencapai 20 cm. Tandan bunga yang disadap merupakan tandan yang seludangnya belum mekar. 

Mayang dipotong bagian ujungnya sekitar 10 cm untuk memudahkan keluarnya nira. Penyadapan nira sebaiknya dilakukan pagi hari ( sebelum pukul 08.00) atau sore hari (setelah pukul 16.00). Penyadapan berikutnya dilakukan dengan memotong mayang sedikit untuk melancarkan keluarnya nira. Setiap mayang dapat diambil niranya selama 40 hari.

Proses Pengambilan Nira (Penyadapan)
Nira merupakan media yang baik bagi pertumbuhan mikroba seperti bakteri dan jamur. Kontaminasi mikroba akan menyebabkan nira mengalami perubahan sifat karena proses fermentasi sehingga nira tidak dapat menjadi gula. Untuk pengawetan nira, selain bahan pengawet penggunaan air kapur masih tetap dianjurkan. Penggunaan air kapur dilakukan sebanyak 10ml untuk setiap liter nira, sedangkan penggunaan bahan pengawet seperti natrium bisulfit sebanyak 0,02% atau asam benzoate sebanyak 0,03%. Nira yang bermutu baik dicirikan dari kondisinya yang segar, tidak berasa asam, tidak berwarna (bening), beraroma harum, tidak berbusa, serta derajat keasaman (pH) 6,0-7,0 dengan kadar gula diatas 12%.