Klasifikasi Tanaman Bawang Bombay

Salah satu bumbu dapur yang berperan dalam menguatkan rasa makanan adalah bawang Bombay. Jika Anda penggemar kuliner nusantara, pasti sudah paham betul bawang yang satu ini. Tapi apakah Anda sudah mengetahui detil si bawang yang identik dengan salah satu kota di India ini? Jika belum, berikut kami sajikan klasifikasi bawang Bombay. 

Dengan mengetahui tata binomialnya, kita bisa mengurai lebih jauh dan rinci tentang tanaman yang satu ini. Tapi sebelum itu, jauh lebih baik jika Anda mengetahu alasan mengapa kata “Bombay” melekat pada bawang ini. Alasannya didasarkan pada sejarah. Bawang dengan ukuran besar ini memang dahulu memasuki nusantara melalui pedagang-pedagang dari wilayah Bombay India. Kini nama Bombay (atau Bombai) telah berganti menjadi Mumbai. Memang, sama seperti Indonesia, India juga dikenal kaya akan rempah.


Klasifikasi Bawang Bombay Dalam Kajian Ilmiah 

Bawang Bombay dikategorikan ke dalam suku umbi-umbian. Ia masih berkerabat dekat dengan bawang merah dan juga bawang putih. Berikut urutan klasifikasi bawang Bombay yang dijadikan pedoman dalam kajian ilmiah
  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan dengan pembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan yang berbunga)
  • Kelas: Liliopsida (berkeping satu atau monokotil)
  • Sub Kelas: Liliidae
  • Ordo: Liliales
  • Famili: Liliaceae (suku bawang-bawangan)
  • Genus: Allium
  • Spesies: Allium cepa L.
Dari uraian klasifikasi bawang Bombay di atas kita bisa menarik kesimpulan bahwa tanaman bawang Bombay sendiri masih berkerabat juga dengan jenis bawang lainnya yang juga masuk ke dalam suku Liliaceae atau bawang-bawangan misalnya bawang kucai, bawang daun dan lain-lain. Sebagai tanaman, bawang Bombay tidak memiliki batang sempurna sebab ia memang tumbuhan dengan pembuluh. Ia juga menghasilkan bebijian. 

Meski demikian, budidayanya selama ini lebih banyak dengan cara vegetatif ketimbang generatif. Adapun biji dari bawang Bombay digolongkan ke dalam jenis monokotil atau tidak berkeping. Bijian ini berukuran kecil sehingga Anda yang tak jeli mungkin akan susah menjumpainya. Hal lain yang perlu Anda ketahui mengenai bawang Bombay ini adalah “keramahannya”. Ia sama seperti bawang putih dan bawang leinnya kecuali bawang merah, sebab saat Anda kupas ia tidak membuat Anda berair mata. Meski demikian, aroma bawang Bombay juga tidak sekuat bawang lainnya.